Universitas Muhammadiyah Pontianak menjadi tuan rumah dialog bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., pada Kamis, 23 April 2026, di Ruang Rapat Lantai 3.
Dialog ini mempertemukan pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta se-Kalimantan Barat dalam satu forum strategis untuk membahas arah kebijakan dan tantangan pendidikan tinggi di daerah. Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian aspirasi serta diskusi terbuka.
Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak, Dr. Heriansyah, S.H., S.H.I., M.Pd., membuka kegiatan sekaligus memoderatori jalannya dialog. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan.
“Kami merasa bangga dan berbahagia menjadi tuan rumah kegiatan ini, ujar Rektor UM Pontianak.
Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, Dr. Drs. Muhammad Akbar, M.Si., turut menekankan pentingnya forum ini sebagai ruang komunikasi langsung antara perguruan tinggi dan pemerintah.
Dalam arahannya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menegaskan bahwa pimpinan perguruan tinggi merupakan ujung tombak dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Ia mendorong agar kampus tidak hanya menjadi pusat pembelajaran, tetapi juga menghadirkan dampak nyata melalui riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Menteri juga menyoroti pentingnya penyederhanaan regulasi, penguatan layanan berbasis digital, serta dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di perguruan tinggi, termasuk fleksibilitas dalam tugas belajar dosen.
Dialog berlangsung dinamis dengan berbagai isu yang mengemuka, mulai dari beasiswa, akreditasi, kesejahteraan dosen, hingga tantangan perguruan tinggi swasta di daerah. Pertemuan ini menjadi ruang terbuka bagi pimpinan perguruan tinggi untuk menyampaikan kondisi riil sekaligus harapan terhadap kebijakan pendidikan tinggi ke depan.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen dalam memperkuat kolaborasi memajukan pendidikan tinggi di Kalimantan Barat.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam menghadapi dinamika global serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi yang berdaya saing.