KUCHING, 20–21 Agustus 2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Pontianak (FEB UM Pontianak) mengikuti program internasional ILMXCHANGE “Khidmat Komuniti Serumpun†yang diselenggarakan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) di Kuching, Sarawak. Kegiatan selama dua hari tersebut mempertemukan mahasiswa dan dosen dari UM Pontianak, UNIMAS, UIN Raden Mas Said Surakarta, dan Universitas Nasional (UNAS) dalam rangkaian pertukaran akademik, pengabdian kepada masyarakat, serta pengenalan budaya.
Dalam program tersebut, FEB UM Pontianak mengikutsertakan 20 mahasiswa yang terdiri atas 17 mahasiswa Program Manajemen Internasional dan 3 mahasiswa Program Bisnis Digital. Para peserta mengikuti berbagai kegiatan bersama mahasiswa UNIMAS serta delegasi perguruan tinggi Indonesia lainnya.
Rangkaian kegiatan pada 20 Agustus 2026 diawali dengan pembukaan di UNIMAS. Kegiatan dibuka oleh Dr. Mohd Khairul Hisyam bin Hassan selaku Deputy Dean (Undergraduate) UNIMAS, dilanjutkan dengan pemaparan program oleh Dr. Nur Zaimah binti Ubaidillah selaku ketua pelaksana ILMXCHANGE “Khidmat Komuniti Serumpunâ€. Pada sesi pembukaan, Arninda Idris, S.Kom., M.M. dari FEB UM Pontianak turut menyampaikan sambutan mewakili delegasi UM Pontianak.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan sesi knowledge sharing yang menghadirkan presentasi dari perguruan tinggi peserta. FEB UM Pontianak menyampaikan materi mengenai strategi pemasaran dalam industri pariwisata, sementara perguruan tinggi lainnya berbagi hasil penelitian, inovasi mahasiswa, serta kajian mengenai pendidikan TVET dan tingkat pengangguran di Malaysia. Sesi tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan sekaligus memperluas interaksi akademik antarperguruan tinggi.

Setelah sesi akademik, peserta mengunjungi Sarawak Science Centre. Melalui berbagai fasilitas dan pameran interaktif, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai ekologi dan habitat alami Borneo serta berbagai bidang ilmu seperti biologi, fisika, sejarah, dan lingkungan. Kunjungan tersebut juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk saling berinteraksi dalam suasana pembelajaran di luar kelas.

Pada hari kedua, 21 Agustus 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pengabdian kepada masyarakat di Kampung Boyan, Kuching. Mahasiswa dari empat perguruan tinggi bersama masyarakat setempat bergotong royong membersihkan lingkungan di sekitar tepian Sungai Sarawak. Kegiatan tersebut memadukan kepedulian terhadap lingkungan dengan interaksi langsung bersama masyarakat lokal.

Peserta selanjutnya menyusuri Sungai Sarawak menggunakan sampan menuju Brooke Dockyard Industrial Heritage Museum. Di lokasi tersebut, mahasiswa mempelajari sejarah industri dan maritim Sarawak melalui berbagai artefak dan dokumentasi mengenai transportasi sungai, aktivitas perikanan, tradisi masyarakat, serta sejarah bangunan era kolonial di Kuching.

<FOTO — Kegiatan mahasiswa dan masyarakat di Kampung Boyan | foto pada halaman 4 dokumen>
Puncak kegiatan berlangsung pada malam budaya di Medan Selera Kampung Boyan. Acara dihadiri Professor Dr. Dayang Afizzah Awang Marikan selaku Dean UNIMAS, Dr. Nur Zaimah binti Ubaidillah, serta Kepala Kampung Boyan Pak Cik Ismail. Berbagai pertunjukan budaya ditampilkan oleh masyarakat setempat dan mahasiswa peserta sebagai bagian dari penguatan hubungan lintas budaya antara Malaysia dan Indonesia.
Mahasiswa FEB UM Pontianak turut menampilkan rangkaian pertunjukan berupa pembacaan narasi, drama komedi, tarian yang merepresentasikan keragaman budaya Indonesia, serta penampilan lagu daerah “Aek Kapuasâ€. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa UM Pontianak dalam memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, khususnya Kalimantan Barat, kepada masyarakat dan peserta internasional.

Dalam rangkaian malam budaya, FEB UM Pontianak yang diwakili Muhammad Ebuziyya Alif Ramadhan, S.E., M.M. selaku Sekretaris Program Studi Manajemen dan Arninda Idris, S.Kom., M.M. dari bagian penjaminan mutu menyerahkan sertifikat penghargaan kepada Dean UNIMAS dan Kepala Kampung Boyan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama selama kegiatan berlangsung.

Keikutsertaan FEB UM Pontianak dalam ILMXCHANGE “Khidmat Komuniti Serumpun†menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman internasional mahasiswa melalui kegiatan akademik, pengabdian kepada masyarakat, dan pertukaran budaya. Program ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kelembagaan antara UM Pontianak dan UNIMAS serta membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih luas pada masa mendatang.