Dalam rangka memenuhi kebutuhan kemampuan guru dalam mengimplementasikan kurikulum Merdeka pada pendidikan tingkat usisa dini, guru harus dibekali ketrampilan yang beragam dan innovative dalam menerapkan metode, strategi, media, dan materi yang tepat sesuai dengan tingkat capaian akhir siswa yang tercantum dalam kurikulum Merdeka melalui karakteristik pembelajaran kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka tingkat PAUD yang disebut juga dengan Merdeka Bermain karena proses pembelajaran yang bertujuan agar anak memiliki persepsi bahwa belajar adalah hal yang penuh dengan pengalaman nyata, dan menyenangkan. Salah satu kegiatan pembelajaran melalui pengalaman nyata dan eksperimen adalah pembelajaran yang memanfaatkan loose parts sebagai media.
Oleh karena itu, program studi PG PAUD UM Pontianak, dalam hal ini diwakili oleh ibu Yuniarti, M.Pd sebagai pemateri, menyelenggarakan Workshop Implementasi Merdeka Belajar melalui Loose Part Play. Workshop yang dilaksanakan selama dua (2) hari ini melibatkan sebanyak 55 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru TK & PAUD se-Pontianak Tenggara yang tergabung dalam Gugus Pelangi. Dalam workshop ini, guru diberikan pelatihan secara lengkap mengenai urgensi pembelajaran media looseparts sebagai sarana pembelajaran, integrasi STEAM dalam pemanfaatan looseparts, mendesain loose parts sesuai tema, dan membuat produk media loose parts. Melalui kegiatan ini, guru TK & PAUD diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kreatitifas, motorik, dan imajinasi anak melalui pemanfaatan bahan alam sebagai media pembelajaran serta kesempatan untuk belajar melalui pengalaman nyata, seperti eksperimen, bermain peran, atau kegiatan di luar ruangan.