Pontianak – Universitas Muhammadiyah Pontianak (UM Pontianak) menggelar Rapat Terbuka Senat Universitas Muhammadiyah Pontianak dalam rangka Wisuda Sarjana ke-33 dan Milad ke-35 pada Sabtu, 11 Oktober 2025 di Auditorium Universitas Muhammadiyah Pontianak.
Mengusung tema “Berinovasi & Berkolaborasi Menuju Kampus Berdampak untuk Negeriâ€, kegiatan ini menjadi momentum reflektif bagi sivitas akademika untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam melahirkan lulusan unggul, berdaya saing, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Rapat Terbuka Senat Universitas Muhammadiyah Pontianak dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. H. Helman Fachri, S.E., M.M. selaku Ketua Senat. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars Perguruan Tinggi Muhammadiyah, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama. Prosesi pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak, Heriansyah, S.H., S.H.I., M.Pd. menyampaikan laporan tahunan universitas yang memuat capaian akademik, pengembangan kelembagaan, serta inovasi program studi.
Selanjutnya dilakukan pembacaan Surat Keputusan Rektor dan prosesi Wisuda Sarjana kepada 607 lulusan dari tujuh fakultas di Kampus Pontianak dan satu fakultas di Kampus Sintang.
Dari total 607 wisudawan, jumlah terbanyak berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dengan 193 lulusan Program Studi Manajemen. Disusul Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) yang meluluskan mahasiswa dari Program Studi Teknik Mesin, Teknik Informatika, dan Sistem Informasi; Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP); Fakultas Ilmu Kesehatan dan Psikologi (FIKPsi); Fakultas Hukum (FH); Fakultas Agama Islam (FAI); Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK); serta Fakultas Ekonomi, Bisnis dan Kesehatan Kampus Sintang.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Sarjana Universitas Muhammadiyah Pontianak yang dipimpin oleh perwakilan wisudawan. Dalam ikrar tersebut, para lulusan berjanji untuk menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, setia kepada Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta siap mengamalkan ilmu pengetahuan demi kepentingan bangsa, agama, dan almamater.
Dalam kesempatan tersebut, Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang diwakili oleh Nurhadi, S.Sos., M.Si., Ph.D. menyampaikan apresiasi dan pesan mendalam kepada seluruh wisudawan. Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah garis akhir, tetapi gerbang awal perjalanan pengabdian. “Hari ini saudara-saudara bukan hanya menerima ijazah, tetapi juga menerima amanah. Jadilah generasi yang berilmu yang membebaskan, berdaya dan memberdayakan, serta berakhlak dan berkontribusi,†ujarnya.
Beliau juga menekankan bahwa momentum Milad ke-35 UM Pontianak merupakan ajang refleksi dan proyeksi menuju masa depan yang lebih unggul. UM Pontianak disebutnya telah menjadi anchor institution yang berperan penting dalam pengembangan masyarakat dan kemajuan peradaban di Kalimantan Barat. “UM Pontianak bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat membangun masa depan bersama antara ilmu, iman, dan aksi nyata. Dengan dukungan pimpinan, dosen, mahasiswa, dan jaringan PTMA, UM Pontianak akan menjadi mercusuar peradaban di Kalimantan Barat,†tambahnya.
Selanjutnya, sambutan mewakili wisudawan disampaikan oleh Agus Setiawan, S.T. dari Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer selaku peraih predikat Wisudawan Berprestasi Tahun Akademik 2024/2025. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah ditempuh selama menempuh pendidikan di UM Pontianak. “Vini, Vidi, Vici — saya datang, saya berjuang, dan saya menang. Nilai memang penting, tetapi integritas dan empati adalah segalanya. Kami bangga pernah dibentuk oleh tangan-tangan sabar dan hati yang tulus para pendidik terbaik bangsa,†ungkapnya.
Agus juga berpesan agar para wisudawan tidak takut gagal dan terus berani melangkah menghadapi masa depan. “Jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah,†pesannya menutup pidato yang disambut hangat oleh seluruh hadirin.
Dalam kesempatan yang sama, Universitas Muhammadiyah Pontianak juga memberikan penghargaan kepada 19 mahasiswa berprestasi yang telah menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Yakni:
- Agus Setiawan (Teknik Mesin) – Student Exchange ke Universiti Malaysia dan I-Cats University College, Malaysia
- Ferdian Iswara (Sistem Informasi) – International Student Exchange Filipina & Google Student Ambassador (GDSC Lead Indonesia)
- Giska Lestari Intan Purnama Sari (Kesehatan Masyarakat) – International Student Exchange Filipina
- Teguh Satria dan Tim (Teknik Mesin) – Juara Best Paper Presentation Karya Tulis Ilmiah Nasional Forum Mahasiswa Mesin Indonesia
- Nia Ramadani (Kesehatan Masyarakat Kampus Sintang) – Juara 2 Open Boxing Championship Nasional & Penerima Hibah PPK-Ormawa Nasional
- Dea Destia Renata Sitorus (Psikologi) – Finalis Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNas) XIV di Semarang
- Norvirta Dewi dan Tim (Ilmu Hukum) – Penerima Hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tingkat Nasional
- Fathia Alya Supandih (Bisnis Digital) – Finalis Envoy by Mien R Uno Foundation di Jakarta
- dan beberapa mahasiswa lainnya yang menorehkan prestasi gemilang di bidang akademik, riset, olahraga, dan seni.
Pelaksanaan wisuda ini diharapkan menjadi langkah baru bagi lulusan Universitas Muhammadiyah Pontianak untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan memberi dampak positif bagi kemajuan negeri.