Jamu ialah ramuan tradisional sebagai salah satu upaya pengobatan yang telah dikenal luas dan dimanfaatkan oleh masyarakat dengan tujuan mengobati penyakit ringan, mencegah datangnya penyakit, menjaga ketahanan dan kesehatan tubuh. Sebagian orang melihat Jamu identik sebagai minuman khas orang tua dan rasanya yang pahit. Dari latar belakang hal ini kami membuat inovasi jamu dengan produk andalan dari tim P2MW Universitas Muhammadiyah Pontianak yaitu minuman jamu milenial yang dikemas dan mudah untuk di konsumsi yaitu minuman JABUKI ( Jamu Budak Kite) yang dikemas dengan varian rasa sebagai berikut:
Kunyit Asam Manjakani
Sereh Telang
Beras Kencur
Rosella Madu
Kunyi Asam
Empon-empon
Daun Kelor
Kami memiliki sasaran yaitu kelompok generasi Z pada usia 11- 26 tahun. Kebanyakan dari kalangan tersebut menganggap jamu sebagai minuman yang memiliki rasa pahit, ketertarikan Gen Z terhadap jamu saat ini cukup kurang, bahkan sudah tidak ada lagi generasi Z yang menyukai minum jamu. hal itu yang membuat generasi Z tidak tau akan manfaat dari minuman jamu. Kami berharap dengan adanya produk “JABUKI†dapat menambah wawasan dan ketertarikan generasi Z kepada produk olahan berbahan dasar rempah-rempah tradisional yang kaya akan manfaat bagi kesehatan tubuh. Mengubah pola pikir anak muda agar lebih menyukai minuman tradisional dibandingkan dengan minuman berjenis kafein seperti cofee. Serta dapat membuat jamu lebih di kenal di masyarakat luas serta berkembang pesat di era saat ini, tidak membuat masyarakat males untuk mengkonsumsi jamu dikarenakan sulit dalam pembuatannya. Untuk itu dengan adanya JABUKI (Jamu Budak Kite) membuat masyarakat khususnya generasi Z dapat mudah mengkonsumsi secara langsung dan mudah diminum kapan saja.