Menyiapkan Slide

Dosen UM Pontianak dokumentasikan SRAD pada Penasun dan HIV Kota Pontianak Abrori / 24-Feb-2020 21:02:24

Isu penting terkait upaya penanggulangan HIV dan AIDS adalah aspek pencegahan pasca selesainya lembaga donor dari luar negeri. Karenanya penting penanggulangan HIV dan AIDS yang komprehensif mengingat selama ini anggaran hanya difokuskan untuk upaya kuratif, sementara upaya promotif dan preventif masih sebagian besar menggantungkan sumber pendaan dari luar negeri. Demikian pula pendaaan mitigasi dampak lebih banyak dilakukan oleh sektor Lembaga Swadaya Masyarakat yang konsen pada isu tersebut. Salah satunya isu terkait dengan penyalahgunaan narkoba suntik dan HIV. Guna mengantisipasi tersebut penting dilakukan suatu kegiatan penyususan dokumentasi rencana strategi pengurangan dampak buruk pada pengguna narkoba suntik dan HIV di Kota Pontianak.

Fokus kegiatan hari ini antara lain penjangkauan pada populasi kunci, Konseling dan tes HIV dengan sasaran Ibu Hamil, pasangan pengantin, penderita TB, perawatan, Pengobatan dan perawatan. Kegiatan ini dihadiri dari beberapa kalangan antara lain: Kasie pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Pontianak; Pengelola Program Puskesmas Gg Sehat; Koordinator Penjangkau Yayasan Pontianak Plus; Petugas Penjangkau Ejaf; Abrori, M.Kes dari unsur Akademisi UM Pontianak; Aktivis penjangkau Populasi Kunci Kota Pontianak; Ketua OBK Pekha dan KPA Kota Pontianak.

Para aktifis yang hadir berperan sesuai dengan kapasitasnya baik sebagai penjangkauan, konselor pada populasi kunci, perawatan dan pengobatan pada populasi kunci juga namun akademisi di sini hadir guna mendokumentasikan serta menganalisa semua proses penyusunan Strategi dan Recana Aksi Daerah (SRAD) lima tahun yang akan datang.sedangkan dari unsur pemerintah berperan sesuai kapasitasnya kebetulan yang hadir dalam kegiatan tersebut dari Unsur Dinas Kesehatan dan Puskesmas.      

Kegiatan ini bertujuan untuk pencegahan HIV pada pengguna narkoba suntik untuk jangka waktu yang ditentukan. Mengingat fakta di lapangan bahwa sosialisasi di masyarakat pada institusi untuk beberapa saat seperti numpang lewat. Ada beberapa program yang telah dilakukan namun jalan ditempat. Hal ini perlu dilakukan inovasi terkait penjangkauan. Selama ini penjangkauan untuk populasi kunci masih bersifat konvensional. Karenanya penting dilakukan penjangkauan sesuai perkembangan zaman pada populasi kunci. Acara kegiatan temu koordinasi lintas sector penjangkauan pada populasi kunci ini fokus pada teknis dan strategi penjangkaun, konseling pengobatan dan perawatan.       

   

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran