Menyiapkan Slide

SRAD: Strategi melibatkan semua Pihak dalam penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Pontianak Abrori / 17-Feb-2020 15:02:55

Alhamdulillah Dosen UM Pontianak atas nama Abrori, M.Kes mendapatkan kesempatan untuk menyusun Strategi dan Rencana Aksi Daerah (SRAD) Penanggulangan HIV dan AIDS Kota Pontianak tahun 2020-2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Komisi Penangulangan AIDS Kota Pontianak, Dinas Pendidikan, LSM, Lembaga Donor serta Akademisi. Pada kegiatan tersebut ada beberapa kesepakatan yang dihasilkan antara lain pencegahan pada anak Sekolah Menengah Atas, Mahasiswa, komunitas pekerja formal maupun non formal. Kegiatan dilakukan di Intim kafe jalan DA. Hadi No 1A Pontianak, acara penuh dengan keakrabaan canda tawa serius dan santai karena mempertemukan antara jurnalis, aktifis dan akademisi untuk menyatukan ide pencegahan HIV di kota Pontianak.

Lusi Nuryanti, ST selaku sekretaris KPA Kota Pontiaak mengatakan “SRAD ini merupakan dokumen perencanaan upaya penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Pontianak yang diharapkan menjadi acuan bagi semua pihak baik langsung maupun tidak langsung. SRAD menjadi bagian dari upaya penanggulangan AIDS di Pontianak baik Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD), fasilitas layanan kesehatan, swasta, organisasi masyarakat sipil dan organisasi berbasis komunitas termasuk Perguruan Tinggi”. Jelasnya

Lebih lanjut aktifis PMI menjabarkan bahwa SRAD sebagai acuan untuk perencanaan di masing-masing unit kerja dalam penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Pontianak akan berdampak pada terkoordinasinya perencanaan, pelaksanaan dan monitoring/evaluasi. Selain itu, SRAD digunakan  untuk mewujudkan visi Pemerintah Kota Pontianak dalam bidang penanggulangan AIDS yaitu mengakhiri epidemi HIV dan tercapainya akses pencegahan, pengobatan dan mitigasi dampak secara merata bagi semua orang yang membutuhkan, tanpa kecuali.

Abrori, M.Kes akademisi yang diajak menyusun SRAD mengatakan bahwa strategi ini disusun secara gotong royong yang melibatkan SKPD, organisasi masyarakat sipil, Akademisi, fasilitas layanan kesehatan dan organisasi berbasis komunitas (populasi kunci) dengan memanfaatkan berbagai data yang tersebar di masing-masing unit pelaksana penanggulangan AIDS di Kota Pontianak.

Dosen Kesehatan Masyarakat UM Pontianak lebih lanjut mengatakan bahwa “Ada beberapa masalah yang fokus dibicarakan terkait penanggulangan HIV dikarenakan beberapa dinas merasa tidak terlibat dalam penanggulangan HIV dan AIDS di kota Pontianak. Itulah pentingnya SRAD guna melibatkan semua dinas”. Tegasnya  

    

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran