PBL: Problem Solving dalam Pemberdayaan Potensi Lingkungan dan Stakeholder Abrori / 26-Jan-2020 21:01:13

Para mahasiswa Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehata UM Pontianak mengikuti kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL). Kegiatan PBL merupakan kelanjutan kurikulum baru yang meleburkan antara kegiatan Praktikum Kesehatan Masyarakat (PKM) pada kurikulum sebelumnya. Namun karena memandang kompetensi Sarjana Kesehatan Masyarakat yang utama mampu melakukan aktivitas problem solving maka pelaksanaan kegiatan PBL ini lebih didominasi dengan kegiatan PKM seperti pada kurikulum terdahulu.

Perkuliahan PBL memberikan pembelajaran pada mahasiswa untuk melaksanakan upaya-upaya pemecahan masalah kesehatan masyarakat di tingkat desa, melalui tahapan identifikasi masalah, penentuan prioritas masalah, analisis faktor penghambat, pendukung masalah dan selanjutnya menyusun plan of Action (POA) untuk mengembangkan kegiatan intervensinya.

Kegiatan ini bertujuan antara lain mengenalkan pada mahasiswa terkait facility Base situation diagnosis (penelusuran data sekunder dan Profil puskesmas dari pemegang program); kedua mengenalkan aspek community Diagnosa khususnya terkait penelusuran terkait status derajat kesehatan, KIA, Gizi, Imunisasi, Kesehatan Lingkungan, perilaku dan pencarian pelayanan kesehatan. Ketiga mengajarkan Indept Interview dengan masyarakat/pemegang program/kelapa desa/Bidan Desa untuk memperkuat data primer dan sekunder dan terakhir melatih lokakarya Mini dan penentuan Prioritas Masalah.

Kegiatan ini diwadahi dalam upaya meningkatkan kemampuan dan skill dari calon sarjana kesehatan masyarakat guna mencapai kompetensi lulusan Prodi Kesmas Fikes UMPontianak sebagai Midle Managerdalam pengelola upaya kesehatan, yang mampu melakukan diagnosa komunitas(Community Diagnosis) dan pemecahan masalah kesehatan (Problem Solving) melalui pemberdayaan potensi lingkungan dan stakeholder terkait.

Dalam menganalisis status dan kondisi kesehatan di masyarakat konsep yang digunakan adalah teori HL Blum. Konsep tersebut meliputi empat faktor, 1). Lingkungan, 2) Perilaku, 3) Pelayanan kesehatan dan 4) Keturunan (demografi dalam komunitas). Dasar pikir ini merupakan landasan peningkatan kompetensi mahasiswa, untuk itu, mereka dilatih menganalisispermasalahan dengan menggunakan pendekatan partisipatif atau fasilitatif.

Tidak hanya itu, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa, maka dalam PBLmahasiswa ditempatkan di daerah yang dipilih sebagai lokasi kegiatan yang merupakan wilayah kerja puskesmas di wilayah Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkayang, Mempawah, dan Kubu Raya, sebagai obyek wilayah yang menjadi unit analisis dan kegiatan intervensi adalah wilayah desa. Selama kegiatan, mahasiswa akan ditempatkan (homestay) di desa dan bekerja secarakelompok. Mahasiswa dituntut menganalisis masalah Kesehatan dan merancang intervensi untuk memecahkan masalah  tersebut. Kegiatan ini diikuti oleh semua mahasiswa semester lima pada semua peminatan.   

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran
Jl. Ahmad Yani No. 111 , Pontianak, Kalimantan Barat
Telp. 0561 764571
Faks. 0561 764571
Email. kontak@unmuhpnk.ac.id
Website Statistics