Mahasiswa Bentuk Posyandu Remaja Pertama di Kubu Raya Abrori / 24-Sep-2019 22:09:23

Salah satu acuan arah kebijakan Kementerian Kesehatan adalah penerapan pendekatan pelayanan kesehatan yang terintegrasi dan berkesinambungan. Untuk melaksanakan pelayanan kesehatan yang holistik dan berkesinambungan terhadap seluruh tahapan siklus hidup manusia sejak masih dalam kandungan, bayi, balita, usia sekolah, remaja, dewasa muda (usia produktif), dan lanjut usia.  

Masa remaja merupakan masa storm and stress, karena mereka banyak mengalami tantangan, baik dari dalam diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya. Remaja tidak memiliki kemampuan menghadapi berbagai tantangan tersebut, yang begitu kompleks dari perilaku berisiko yang mereka lakukan. Kompleksnya permasalahan tersebut tentu memerlukan penanganan komprehensif,  terintegrasi yang melibatkan semua unsur dari lintas  program  dan  sektor  terkait. Hal ini, menunjukkan begitu besar jumlah remaja yang membutuhkan tempat mudah diakses untuk menyelesaikan dan mendiskusikan masalah kesehatannya.

Selain dari, fasilitas kesehatan yang sudah tersedia, maka dari sekelompok mahasiswa yang terdiri dari Prodi Kesehatan Masyarakat dan Manajemen UM Pontianak yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Usaha-Kuliah Kerja Nyata-Program Pemberdayaan Masyarakat dan terintegrasi Program Belajar Lapangan (KKU-KKN-PPM dan PBL) di Desa Sungai Kakap berinisiatif membuat salah satu program kerja yaitu pembentukan Posyandu Remaja di Desa Sungai Kakap. Posyandu Remaja ini diberikan nama “Posyandu Remaja Millenial”. Nama tersebut diberikan karena menyesuaikan perkembangan zaman dan para Kader Posyandu adalah remaja yang lahir diatas tahun 2000-an.

Kegiatan tersebut di-Launching pada hari senin, 2 September 2019 yang bertempat di Aula Kantor Desa Sungai Kakap sekaligus posko kelompok Mahasiswa KKU-KKN-PPM dan PBL. Turut hadir dalam kegiatan ini yaitu Sekretaris Desa, BPD Desa, Kadus, Kader Posyandu (Balita, Lansia, Nelayan), Karang Taruna, Staf Kantor Desa, Guru SMA Negeri 1, Kader-Kader Posyandu Remaja yang berasal dari siswa/siswi SMA Negeri 1 Sungai Kakap, Kepala Puskesmas, Pemegang Program PKPR Puskesmas, Dokter, Kepala KUA, Koramil, Kapolsek dan PLKB Desa Sungai Kakap.

Pembentukan Posyandu diharapkan menjadi wadah untuk memfasilitasi dalam memahami permasalahan kesehatan remaja, menemukan alternatif pemecahan masalah, membentuk kelompok dukungan, memperluas jangkauan Puskesmas PKPR, terutama bagi remaja daerah yang memiliki keterbatasan akses.

Kepala Puskesmas Sungai Kakap dalam sambutanya mengatakan bahwa “Posyandu Remaja difasilitasi pemerintah dengan anggaran dari desa untuk program yang dikerjakan oleh kader  Posyandu Remaja dari mulai: berkomunikasi dengan pihak Puskesmas dan perangkat desa, jadwal rencana kerja. Keberlanjutan dari Posyandu Remaja Millenial ini adalah diambil alih dan jalankan oleh pihak Puskesmas, pihak Desa dan kader setelah berakhirnya kegiatan KKU-KKN-PPM dan PBL. Pembina Posyandu Remaja Millenial adalah Pemegang Program PKPR Puskesmas Sungai Kakap. Program kerja Posyandu Remaja berlangsung untuk satu tahun”. Ungkapnya

Kader Posyandu Remaja Millenial desa Sungai Kakap yang diwakili oleh saudari Anissa Tusapipah “Remaja adalah harapan bangsa, karena remaja akan menjadi penerus pembangunan bangsa dan negara ke arah yang lebih baik. Namun dibalik semua ini, remaja mengalami masa pencarian identitas diri di tengah berbagai fenomena pergaulan bebas, narkoba, dan lain-lain. Maka dari itu harapan saya dengan terbentuknya Posyandu Remaja Millenial ini adalah menjadi wadah, memberikan nilai-nilai positif untuk remaja-remaja dan mengurangi hal-hal negatif yang akan terjadi pada remaja”.

Kepala KUA Sungai Kakap “adanya Posyandu Remaja bisa diberikan pengetahuan mengenai suntik TT. Pihak KUA Sungai Kakap siap membantu kegiatan yang ada dalam posyandu remaja”. Koramil  Sungai Kakap “Sangat bagus, untuk mengatasi banyaknya permasalahan remaja”. Sedangkan Sekdes Sungai Kakap “Ide Mahasiswa mendirikan posyandu remaja melengkapi posyandu Balita, Lansia, dan khusus nelayan (Pos UKK) di Sungai Kakap. Semua bidang harus saling memberi dukungan untuk berjalannya posyandu remaja; dan Posyandu Remaja merupakan milik masyarakat dan semoga masyarakat juga akan selalu mendukung berjalannya Posyandu Remaja”. Ungkapnya

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran