Menyiapkan Slide

UM Pontianak Kembangkan Hidrogel Media Pengganti Tanah Untuk Tanaman Abrori / 20-Jun-2019 08:06:16

Inovasi tidak pernah berhenti. Itulah kalimat yang sering menggema pada civitas akdemika. Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UM Pontianak, baru ini mengembangkan hidrogel media alternatif pengganti tanah untuk tanaman. Ini dilakukan mengingat keterbatasan tanah untuk tanaman. Selain itu, dapat pula digunakan untuk memperindah kampus, sekolah, perkantoran bahkan rumah tinggal adalah dengan berbagai budidaya tanaman hias. Adanya tanaman hias dapat menjadi penghilang penat dan refreshing bagi penikmatnya. Budidaya tanaman hias dapat dilakukan dengan berbagai media, baik dengan tanah ataupun tanpa tanah yang bernilai estetika tinggi.

Sejak manusia mengenal pertanian, tanah merupakan media tanam yang paling umum digunakan dalam bercocok tanam. Seiring dengan perkembangan jaman dan keterbatasan lahan di daerah perkotaan mengakibatkan sulitnya untuk menanam tanaman hias yang ada di sekitar lingkungan. Selain itu, menggunakan tanah juga menjadi permasalahan, karena akan mengotori meja dan airnya juga akan membasahi permukaannya. Sehingga salah satu cara untuk mengefektifkan pemberian air, unsur hara bagi tanaman, dan memperbaiki sifat fisika serta kimia tanah adalah dengan aplikasi hydrogel.

Adapun manfaat hidrogel media alternatif pengganti tanah untuk tanaman sebagai berikut: pertama dapat melatih kreatifitas dan merubah pola pikir masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan. Kedua melatih mahasiswa untuk belajar berwirausaha sebagai tuntutan sebenarnya di luar lingkup perkuliahan agar nantinya dapat melatih jiwa kepemimpinan dalam berwirausaha dan dapat bekerjasama dengan tim. Dan ketiga menciptakan dunia wirausaha baru yang nantinya berkembang luas dan mendapat profit yang sebanyak-banyaknya.

Ka Prodi Pendidikan Kimia mengatakan “Hidrogel ialah media tanam alternatif sebagai pengganti tanah untuk tanaman hias dalam pot. Hidrogel telah berhasil digunakan sebagai pengubah tanah untuk meningkatkan kapasitas penahan air atau retensi nutrisi tanah berpasir, dengan kemungkinan pengurangan frekuensi irigasi, kecenderungan pemadatan dan limpasan air. Fungsi hidrogel adalah untuk membantu mengurangi volume dan frekuensi penyiraman air dengan tetap memenuhi kebutuhan air tanaman hias dalam pot. Salah satu bahan yang bisa dijadikan sebagai hydrogel adalah menggunakan tepung CMC.

Lebih lanjut Carboxy Methyl Cellulosa (CMC) adalah turunan dari selulosa dan ini sering dipakai dalam industry makanan untuk mendapatkan tekstur yang baik. Fungsi CMC disini adalah sebagai pengental, penstabil emulsi atau suspense, bahan pengikat dan pembuatan gel. Adanya kasus ini munculah ide untuk membuat Big Thogel (Bisnis Gemilang Tanaman Hidrogel). Bisnis Gemilang Tanaman Hidrogel ini adalah bisnis yang terbuat dari tanaman hias, dengan membuat gel dengan berbagai varian warna yang menarik untuk konsumen. Meningkatnya omset tanaman hais sudah selayaknya dikembangkan menjadi tanaman hias unik untuk menambah estetika para penglihatnya dengan menggunakan CMC”. Terangnya

harapannya dengan hidrogel media alternatif pengganti tanah untuk tanaman dapat adalah mengatasi masalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam pelestarian lingkungan, dapat meningkatkan nilai tambah budidaya tanaman hias, menghasilkan kreatifitas yang tinggi dalam pembuatan tanaman hidrogel, dan dapat menjadi solusi bagi orang-orang yang ingin menghias ruangan yang tidak mempunyai lahan untuk bercocok tanam seperti hiasan rumah dan meja kerja.

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran