Menyiapkan Slide

Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Mendukung Revolusi Industri 4.0 Abrori / 20-May-2019 10:05:30

Revolusi industri 4.0 tengah hangat dibicarakan akhir-akhir ini. Pasalnya, industri dapat berubah dengan drastis hanya dengan teknologi, seperti kecerdasan buatan, mesin otomatis, dan internet. Semua dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan mengubah cara individu, perusahaan, serta pemerintahan beroperasi sehingga mencetuskan revolusi industri 4.0.

Dalam rangka menyiapkan generasi yang siap dalam menghadapi revolusi industri 4.0, Fakultas Teknik, Program Studi Informatika mengadakan kegiatan kuliah umum. Adapun pembicara kegiatan ini adalah Dr. Yus Sholva Riza, ST., MT. dari Program Studi Informatika Universitas Tanjungpura dengan sedangkan tema yang diangkat adalah “Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Mendukung Revolusi Industri 4.0”. kegiatan ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa program studi informatika, para dosen dan pejabat yang ada di lingkungan UM Pontianak. kegiatan dilaksanakan di Aula UM Pontianak.  

Dekan teknik dalam sambutannya menyambut pentingnya mengikuti kuliah umum, mengingat mahasiswa akan mendapatkan informasi kekinian dari orang yang tepat. Insya Allah kegiatan ini akan diagendakan setiap tahunnya yang akan didukung oleh fakultas.   

Dalam kegiatan kuliah umum tersebut Ka Prodi Informatika mengatakan “setidaknya memberikan gambar mengenai revolusi industri 4.0 pada mahasiswa yang harapannya bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan kedepannya. Bahkan mahasiswa dapat mengetahui ancaman yang mungkin terjadi apabila tidak siap dengan era tersebut”. lanjutnya

Sementara pemateri dalam pemaparan makalahnya menyampaikan “terkait sejarah  revolusi industri pertama dimulai di Inggris tahun 1760. Lebih tepatnya saat penemuan teknologi seperti mesin uap. Mesin uap ini memunculkan proses manufaktur baru yang mengarah pada penciptaan pabrik. Revolusi industri kedua terjadi satu abad kemudian yang ditandai oleh produksi besar-besaran di industri baru seperti baja, minyak, dan listrik. Kemudian mengikuti kemunculan bola lampu, telepon, dan mesin pembakaran internal yang menjadi kunci industri baru. Perjalanan revolusi industri ketiga dimulai pada 1960-an yang disebut dengan revolusi digital. Pada era ini, penemuan semikonduktor, komputer pribadi, dan internet marak terjadi di era ini.

Revolusi industri 4.0 hampir sama dengan revolusi industri ketiga karena menggunakan teknologi digital. Namun, saat ini kesenjangan antara dunia digital, fisik, dan biologis menyusut begitu pun dengan perubahan teknologi yang lebih cepat dari sebelumnya. Pada revolusi industri 4.0 ini, mulai dari industri ritel hingga transportasi dan perbankan berlomba memasukkan teknologi baru ke dalam proses operasional perusahaan. Pasalnya, perusahaan bisa kalah saing jika kalah cepat dan kalah canggih teknologinya.

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran