Menyiapkan Slide

Lokakarya Mini: Menetapkan Prioritas Masalah Kesehatan dan Alternatif Pemecahannya Abrori / 17-Feb-2019 18:02:11

Praktek belajar lapangan (PBL) merupakan suatu proses belajar mahasiswa program studi Kesehatan Masyarakat UM Pontianak di lapangan sebagai bagian dari kompetensi Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM). Adapun tujuan dari PBL agar para mahasiswa mengenal dan memiliki pengalaman belajar di masyarakat, memotret kondisi kesehatan masyarakat dan mengidentifikasi masalah-masalah kesehatan masyarakat dari aspek lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan, dan kependudukan maupun hal-hal yang berkaitan dengan manajemen organisasi pada unit pelayanan kesehatan masyarakat yaitu Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Pelaksana PBL dilaksanakan di 3 Kabupaten (Mempawah, Kubu Raya dan Sanggau). Saat ini aktifitas yang dilakukan peserta PBL adalah pengumpulan data yang kemudian dipaparkan di depan staf dan jajaran Puskesmas yang menjadi tempat lokasi PBL. Hal ini seperti yang dilakukan oleh peserta PBL di Puskesmas Rasau Jaya.

Kegiatan dalam bentuk lokakarya mini ini dihadiri kepala, jajaran staf Puskesmas Rasau Jaya, Dosen Pembimbing Lapangan dan Para mahasiswa peserta PBL. Mahasiswa memaparkan hasil pengumpulan data dan analisa situasi kesehatan masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesmas Rasau Jaya. Kegiatan ini guna mendapatkan masukan, arahan dari pihak puskesmas yang selanjutnya menetapkan lokasi kasus dari masalah kesehatan yang terjadi sekaligus menetapkan faktor-faktor yang berhubungan dengan prioritas masalah di wilayah tersebut.

Ka Puskesmas dalam masukannya mengatakan “menyambut baik kegiatan PBL ini. Ia berharap ada masukan dari para mahasiswa guna peningkatan program dan kinerja puskesmas”. Sementara staf Puskesmas Jawai mengatakan bahwa tantangan kedepan adalah masyarakat yang semakin cerdas, hal ini karena mereka sudah memaksimalkan teknologi yang ada digenggaman mereka. Karena penting adalah peningkatan pelayanan terkait sakit-dan penyakit mereka. Dengan adanya PBL ini setidaknya ada masukan dari para mahasiswa yang mempunyai kekritisan.

Dengan lokakarya mini setidaknya mahasiswa mempunyai kemampuan spesifik yaitu: memiliki kemampuan menganalisis situasi dan mengidentifikasi masalah kesehatan. Kedua mahasiswa memiliki kemampuan menetapkan prioritas masalah kesehatan dan alternatif pemecahannya. Ketiga mahasiswa mampu mengembangkan program intervensi untuk memecahkan masalah kesehatan. Dan keempat mahasiswa memiliki pengalaman belajar di masyarakat sehingga terbentuk sikap tanggap dan peduli terhadap permasalahan kesehatan di masyarakat.

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran