Menyiapkan Slide

PBL: Mahasiswa Memiliki Sikap dan Peduli Permasalahan Kesehatan di Masyarakat Abrori / 20-Jan-2019 14:01:39

.

Praktek belajar lapangan (PBL) merupakan suatu proses belajar mahasiswa program studi Kesehatan Masyarakat UM Pontianak di lapangan sebagai bagian dari kompetensi Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM). Kompetensi SKM yang utama: mampu melakukan problem solving lebih mendominasi pelaksanaan kegiatan praktik ke masyarakat. Sedangkan untuk kegiatan praktik di puskesmas, mahasiswa dapat melaksanakan kegiatan advokasi, fasilitasi dan koordinasi dengan instansi pelayanan kesehatan, instansi-instansi lain yang bergerak dalam bidang kesehatan, sektor swasta lainnya melalui pendekatan lintas program dan lintas sektor mengimplementasikan kemampuan intervensi untuk memecahkan masalah kesehatan masyarakat.

Adapun tujuan dari PBL agar para mahasiswa mengenal dan memiliki pengalaman belajar di masyarakat, memotret kondisi kesehatan masyarakat dan mengidentifikasi masalah-masalah kesehatan masyarakat dari aspek lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan, dan kependudukan maupun hal-hal yang berkaitan dengan manajemen organisasi pada unit pelayanan kesehatan masyarakat yaitu Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). PBL rencana akan dilaksanakan di 3 Kabupaten (Mempawah, Kubu Raya dan Sanggau). Kegiatan ini rencana akan diikuti kurang mahasiswa alih jalur sejumlah 50 orang sedangkan reguler A 70 mahasiswa. Mereka akan berada di lapangan untuk beberapa saat yang akan didampingi pula oleh para dosen pendamping lapangan.   

Andri Dwi Hernawan, SKM.,M.Kes (Epid) selaku ketua panitia mengatakan bahwa “Perkuliahan PBL memberikan pembelajaran pada mahasiswa untuk melaksanakan upaya-upaya pemecahan masalah kesehatan masyarakat, melalui tahapan identifikasi masalah, penentuan prioritas masalah, analisis faktor penghambat dan pendukung masalah selanjutnya menyusun plan of Action (POA) guna mengembangkan kegiatan intervensinya. Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kemampuan dan skill dari calon sarjana kesehatan masyarakat yang mampu melakukan diagnosa komunitas (Community Diagnosis) dan pemecahan masalah kesehatan (Problem Solving) melalui pemberdayaan potensi lingkungan serta stakeholder terkait”. Tuturnya  

Sementara Ismael Saleh, SKM.,M.Sc salah seorang tim Teknis Mata Kuliah PBL ini mengatakan bahwa “Setidaknya dengan aktivitas PBL mahasiswa diharapkan mampu melakukan kegiatan intervensi penyelesaian masalah Kesehatan, seperti penyakit menular, kesehatan Ibu dan Anak (KIA), penyakit menular berbasis lingkungan sebagai implementasi Siklus Pemecahan Masalah (Problem Solving Cycle). Penjelasan operasional langkah demi langkah tahapan Problem Solving Cycle termuat di dalam buku pedoman PBL yang akan dibagikan pada para mahasiswa”. Jelasnya

Melalui mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mendapatkan kemampuan profesional Sarjana Kesehatan Masyarakat yang memiliki keunggulan kemampuan spesifik yaitu: pertama mahasiswa memiliki kemampuan menganalisis situasi dan mengidentifikasi masalah kesehatan. Kedua mahasiswa memiliki kemampuan menetapkan prioritas masalah kesehatan dan alternatif pemecahannya. Ketiga mahasiswa mampu mengembangkan program intervensi untuk memecahkan masalah kesehatan. Dan keempat mahasiswa memiliki pengalaman belajar di masyarakat sehingga terbentuk sikap tanggap dan peduli terhadap permasalahan kesehatan di masyarakat.

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran