Menyiapkan Slide

Silaturahim Pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Se-Kota Pontianak Abrori / 13-Dec-2018 23:12:55

UM Pontianak beberapa saat yang lalu mengadakan silaturahmi dengan para pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Se-Kota Pontianak. Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah para pimpinan Badan Pengurus Harian dari Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak, Akademi Kebidanan (AKBID) Aisyiyah Pontianak dan UM Pontianak sendiri. Kegiatan dilaksanakan Lantai III UM Pontianak. Pada saat bersamaan UM Pontianak kedatangan tamu dari PP Muhammadiyah, Bapak H. Ahmad Muttaqin, M.Ag., M.A., Ph.D. Beliau saat ini menjabat sebagai Wakil Bendahara Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.Acara silaturahmi kali ini diharapkan menjadi media untuk menyambung komunikasi serta saling berbagi pemikiran tentang masa depan yang akan dihadapi oleh PTM. Kegiatan ini bertindak sebagai moderator adalah Bapak Dr. Samsul Hidayat, S.Ag., M.A.

Dalam sambutan sekaligus pembukaan acara Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat, Dr. Pabali H. Musa, M.Ag, beliau berharap kegiatan ini bisa mendapatkan insight terutama dalam bidang pengelolaan secara administrasi Universitas nantinya.

Rektor UM Pontianak Dr. H. Helman Fachri, S.E., M.M dalam sambutannya mengatakan bahwa “saat ini tren penerimaan mahasiswa baru pada tahun ajaran 2018/2019 mengalami penurunan di beberapa program studi, salah satunya adalah program studi keguruan.”, ujarnya

Dalam pidatonya Bapak Ahmad Muttaqin menjabarkan bahwa saat ini universitas menghadapi tantangan dalam 3 sektor, yakni pertama adalah tantangan Universitas dalam menghadapi dan mempersiapkan diri untuk masuk di era industri 4.0. Universitas sudah harus mulai menyiapkan diri untuk menghadapi demand era digital dan juga demand industry 4.0. kedua, adalah disruption. Hal ini, mencakup dalam social change, classroom change dan technology change. Ketiga perubahan dalam tiga aspek ini mempengaruhi cara belajar dari mahasiswa saat ini. Mereka lebih banyak memanfaatkan gawai dalam kegiatan perkuliahan. Sektor terakhir karena adanya perubahan tujuan universitas. Saat ini, universitas bertujuan tidak hanya untuk membekali mahasiswa dalam bidang akademik, tetapi juga menyiapkan mahasiswa sebagai profesional di bidangnya. Terkait dengan tren mahasiswa baru yang berkurang maka universitas wajib melakukan penelitian terkait efektifitas media promosi yang saat ini disediakan oleh Perguruan Tinggi. Hal tata kelola Perguruan Tinggi sebaiknya PT menetapkan tujuan yang ingin dicapai terlebih dahulu, baru kemudian menyusun strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Terakhir barulah menyusun budgeting sesuai dengan konsep pelaksanaan yang telah dibuat.

“Tugas dari majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah yang di antaranya adalah membina ideologi Muhammadiyah, mengembangkan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), mengawasi, mengorganisasikan, mengkoordinasikan, membina pengelolaan catur dharma perguruan tinggi, meningkatkan kuantitas, kualitas tenaga professional, pengembangan bidang pendidikan tinggi dan menyampaikan masukan kepada Pimpinan Persyarikatan sebagai bahan pertimbangan dalam penetapan kebijakan”, ujar Bapak Ahmad Muttaqin.

Beliau juga menyarankan agar perguruan tinggi muhammadiyah berkoordinasi langsung dengan majelis dikti litbang dan juga pimpinan daerah muhammadiyah terkait keberlangsungan dan permasalahan yang dihadapi oleh perguruan tinggi. Seperti permasalahan dalam kegiatan akreditasi dan atau perubahan perguruan tinggi dari sekolah tinggi menjadi universitas. Bahwa majelis dikti litbang PP Muhammadiyah dengan tangan terbuka mau ikut membantu perguruan tinggi muhammadiyah untuk berkembang kedepannya nanti.(_nei)

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran