Menyiapkan Slide

Dosen UM Pontianak Fasilitator Capacity Building CSO Abrori / 16-Nov-2018 21:11:35

SSR TB&HIV Care Aisyiyah Kabupaten Kubu Raya beberapa saat yang lalu mengadakan pelatihan Capacity Building (Peningkatan Kapasitas) untuk Civil Society Organization (CSO). Peningkatan kapasitas tersebut meliputi Advocacy Skill, Fundraising, dan Media Campaign. Kegiatan ini diikuti PD Muhammadiyah, PD Aisyiyah Kubu Raya, CSO lokal  yang bergerak dalam penanggulangan TB dan HIV, dan perwakilan komunitas peduli TB berjumlah 10. Adapun tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para penderita TB-HIV.

Abrori, M.Kes selaku fasilitator dalam kegiatan tersebut berujar bahwa “Sebelum melakukan advokasi, CSO harus tahu benar dasar-dasar advokasi dan mengapa harus melakukan advokasi. Bagaimana tahapan-tahapan advokasi, serta kegiatan-kegiatan proses advokasi dilakukan. Peserta cukup menikmati pelatihan tersebut mengingat metode partisipatif yang digunakan mengajak semua hanyut dalam kegiatan tersebut. Peserta diajak proaktif dalam mengikuti kegiatan ini. Di antara kegiatan yang dilakukan adalah diskusi, game serta dinamika kelompok lainnya. Dalam diskusi ini peserta dibagi dalam beberapa kelompok. Masing-masing kelompok diajak untuk menganalisis berbagai permasalahan terkait TB, mulai dari permasalahan-permasalahan yang muncul hingga bagaimana alternatif solusi yang ditawarkan. Setelah dari diskusi kelompok agar memberikan tanggapan atau masukan terkait pendapat tersebut. Dari hal inilah kegiatan akan semakin hidup karena setiap peserta aktif.” Jelasnya

Aji selaku koordinator SSR Kubu Raya mengatakan " Untuk meningkatkan penemuan penderita TB, SSR TB-HIV Aisyiyah Care Kubu Raya bekerja sama dengan dinas kesehatan Kubu Raya. Beliau menuturkan bahwa apa yang dilakukan adalah program baru. Karena butuh dukungan dari semua pihak. Dia dan kader mencoba mensosialisasikan program TB care tersebut ke daerah prioritas. Mengingat terduga TB cukup banyak yang belum tertangani. Ini tentu akan berpotensi untuk menularkan kepada keluarga dan masyarakat sekitarnya," ujarnya.

Melalui program ini ia berharap akan lebih banyak penderita baru bisa diobati, sehingga akhirnya dapat memutus rantai penularan penyakit. Perlunya kerjasama dengan puskesmas yang berjalan dengan baik dan lapangan. "Jika ditemukan mengedukasi cara minum obat yang baik dengan program Temukan Obati Sampai Sembuh (TOSS) TB,"  Terangnya

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran