Potensi Masyarakat Desa Sei Mawang dan Mengkiang Abrori / 15-Nov-2018 00:11:40

Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) sebagai kegiatan kurikuler dapat diikuti oleh semua mahasiswa program strata satu (S1) yang ada di lingkungan UM Pontianak. KKN-PPM dilaksanakan untuk menerapkan relevansi Pendidikan Tinggi dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat akan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni dalam pembangunan. Kegiatan ini fokus pada kecamatan Kapuas. Khususnya Desa Sei Mawang dan Mengkiang.

Marleniwati, S.Si.,MKM, selaku dosen yang akan melaksanakan KKN-PPM UM Pontianak mengatakan “Potensi masyarakat Desa Sei Mawang dan Mengkiang adalah struktur perangkat desa yang lengkap, berjalan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab kerja masing-masing. Disamping itu, terdapat kelompok masyarakat seperti PKK dan karang taruna yang dilibatkan dalam kegiatan pemberdayaan masyrakat. Potensi di bidang perkebunan, kedua desa tersebut merupakan penghasil singkong. Singkong yang dihasilkan baru sebatas dikonsumi secara pribadi belum diolah menjadi bentuk lainnya. Pengolahannya baru sebatas singkong direbus dan digoreng, belum diolah menjadi bentuk tepung singkong. Jika hasil olahan singkong dikembangkan dan dipasarkan maka dapat meningkatkan nilai jual dan dikembangkan menjadi industri skala kecil”.

Jaenudin sekretaris desa mengatakan “rasa terimakasih pada tim KKN-PPM UM Pontianak karena beberapa hasil nampak hasilnya dari perbaikan WC Umum;  Pelatihan pengolahan produk dari biji karet menjadi kripik di Dusun Mengkiang; Pelatihan pengolahan produk dari biji karet menjadi kripik di dusun tokang; Kegiatan Pengurusan perizinan PIRT (pangan industri rumah tangga). Pengurusan izin PIRT dilakukan dengan tujuan agar produk yang telah dihasilkan dapat dilakukan pemasaran diluar kabupaten. Dengan bukti bahwa produk ini terbukti baik dan aman dikonsumsi” Tuturnya

Lebih lanjut proses perizinan PIRT pertama meminta surat izin usaha dari kantor Desa Mengkiang. Surat keterangan domisili di kantor Kecamatan Kapuas Sanggau, membuat surat permohonan pelatihan PKP (produksi keamanan pangan), pengurusan izin PIRT dilakukan dan Selanjutnya akan dilaksanakan kegiatan sosialisasi dari pihak Dinas Kesehatan Sanggau yaitu penyuluhan PKP (produksi keamanan pangan) pada pelatihan disampakan bagaimana proses-proses melakukan izin PIRT untuk mendapatkan nomor PIRT. Bagi yang mengikuti pelatihan ini mendapatkan sertifikat yang dikeluarkan dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau dengan tujuan mempermudah bagi masyarakat yang ingin mempunyai usaha industri rumah tangga” tuturnya

Astuti seorang anggota PKK penerima bantuan seperangkat alat peningkatan produksi pengolahan produk dari biji karet menjadi kripik di Dusun Mengkiang mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan tim KKN-PPM UM Pontianak.  

Berbeda dengan Mekiang, kepala desa Sui Mawang bapak Hironimus mengatakan potensi desanya antara lain dalam segi pendidikan, ketersedian sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) menjadi potensi masyarakat untuk meningkatkan pendidikan dasar. PAUD menjadi sarana kegiatan pembelajaran masyarakat sekitar. Kegiatan rumah pintar yang ditawarkan TIM KKN-PPM UM Pontianak adalah setiap hari terdapat jadwal kegiatan seperti belajar menulis dan membaca, bercerita (story telling), berhitung, seni dan ilmu pengetahuan (sains). Konsep Rumah pintar yang digagas tidak hanya menyediakan sarana buku bacaan untuk anak-anak seperti perpustakaan mini, tetapi juga memiliki konsep bahwa “belajar itu menyenangkan”. Jelasnya

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran