Menyiapkan Slide

Baitul Arqam:Wawasan Terkait Keislaman dan Kemuhammadiyahan Abrori / 09-Sep-2018 23:09:35

Bagian Al Islam dan Kemuhammadiyahan UM Pontianak dan bagianSumber Daya Manusia mengadakan Baitul Arqam untuk dosen dan karyawandi lingkungan Universitas Muhammadiyah Pontianak. Kegiatan ini diadakan di Upelkes yang beralamat di jalan 28 Oktober, selama 3 hari lebih tepatnya dari tanggal 7-9 September 2018.Acara ini mengangkat tema “mengukuhkan komitmen ke-Islaman&Ke-Muhammadiyahan pada civitas akademika Universitas Muhammadiyah Pontianak”. Kegiatan ini diikuti 39 peserta dari dosen dan karyawan di lingkungan UM Pontianak. Adapun tujuan acara ini guna pengkaderan persyaratan, sebagai tambahan ilmu agama yang belum tentu didapatkan sebelumnyajuga digunakan penilain lainnya semisal persyaratan kenaikan jabatan.

Hermanto dalam pembukaannya menegaskan “Pelaksanaan dan susunan acara yang akan di laksanakan di Upelkes Pontianak, dengan beberapa agenda yang sudah terjadwal oleh tim fasilitator”. Sedangkan Wakil Rektor 1 Heriansyah menjelaskan acara ini mempunyai beberapa aspek penilaian selama kegiatan baitul Arqom. Sementara itu sebelum kegiatan baitul arqom dilaksanakan diadakan pengajian tematik yang mendatangkan narasumber Ustadz, Dr. H. Herjani Hefni, Lc, MA. Beliau membawakan tema “sejarah Rasulullah dalam berdakwah dan kepemimpinan Rasulullah”.

Wakil Ketua PWM Kalbar Dr. Ikhsanuddin, M.Hum mengatakan “Kader dapat diartikan berbagai-macam artian yaitu, kader itu ibarat lukisan yang sudah mempunyai bingkai sehingga memiliki nilai tinggi, kader itu menjadi inti dari suatu gerakan, kader itu tidak menginginkan namanya disanjung-sanjung atau terkenal, dan kader itu membuat amal usaha bernilai tinggi.Kita semua yang ada pada pelatihan ini merupakan kader Muhammadiyah, sehinggapada sebuah organisasi itu tidak ada yang tidak penting.Artinya, Kader bisa di level manapun. Seorang office boy kalau dalam pelayanannya buruk kita bisa liat senyumnya, dia memiliki sifat ramah atau tidak.Dia melayani tamu sesuai dengan tugasnya atau tidak, sehingga tamu yang datang berkunjung ke Muhammadiyah akan berkesan dengan pelayanan yang kita berikan dan begitu juga dalam melayani mahasiswa”. Jelasnya

Lebih lanjut beliau menegaskan “Sekali lagi kader itu perlu rezeki buka materi berlimpah.Untuk apa materi berlimpah, cukuplah rezeki, contoh, kamu berusaha untuk menjadi orang kaya namun kamu menahan keinginanmu untuk memakan makanan yang kamu suka, sekali kamu sudah kaya apa yang terjadi, Dokter melarang kamu untuk memakan makanan yang kamu inginkan selama ini”. Terangnya.

Dengan kegiatan Baitul Arqam bagi dosen dan karyawan ini diharapkan semua tenaga tetadi UM Pontianak memiliki ilmu dan wawasan berkaitan dengan keislaman dan kemuhammadiyahan. Sehingga semua yang dilakukan di Universitas MuhammadiyahPontianak adalah sebuah bentuk usaha dan amal yang harapannya bermanfaat di dunia dan utamanya di akherat kelak.Saya punya pedoman hidup: Kalau mau matinya nanti baik jangan berbuat buruk walaupun sedetik karena, kita akan mati kapan pun dan di manapun.

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran