Seminar PBL dan penandatangan MoU Abrori / 30-Mar-2018 17:03:50

Beberapa saat yang lalu Program studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak melakukan seminar hasil Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) dan Penandatangan Nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di depan jajaran Camat Tayan, Camat Batang Tarang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau. Acara dihadiri oleh 26 perwakilan dari mahasiswa, Dosen Pendamping Fakultas, Panitia PBL jajaran Prodi Kesehatan Masyarakat dan Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak.

Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) merupakan bagian dari proses belajar mengajar dimana mahasiswa diberi kesempatan untuk lebih memahami serta mampu dan terampil menggunakan ilmu yang telah dipelajari di kelas, sehingga diharapkan dapat dihasilkan lulusan (SKM) yang professional dan dapat bekerja sesuai bidangnya di masyarakat. Adapun tujuan dari PBL adalah mahasiswa mampu mengenal masyarakat dan karakteristik lingkungan sekitarnya, serta mengenal dan memahami organisasi kesehatan di Tingkat Kabupaten/Kota ke bawah sampai tingkat kecamatan bahkan ditingkat desa.

Tedy Dian Pradana, SKM.,M.Kes selaku ketua PBL mengatakan “PBL merupakan proses belajar untuk mendapatkan kemampuan professional kesehatan masyarakat yang merupakan kemampuan spesifik seorang tenaga profesi bidang kesehatan masyarakat, yaitu: 1) Menerapkan diagnosis kesehatan komunitas yang intinya mengenali, merumuskan dan menyusun prioritas masalah kesehatan masyarakat, 2) Mengembangkan program penanganan masalah kesehatan masyarakat yang bersifat promotif dan preventif, 3) Bertindaksebagaimanajermadyayangdapatberfungsisebagai pelaksana, pengelola, pendidik dan peneliti, 4) Melakukan pendekatan pada masyarakat dan 5) Bekerja dalam tim multidisipliner”. Jelasnya

Lebih lanjut PBL yang dilakukan di Kabupaten Sanggau terfokus pada beberapa Puskesmas dan Desa yang antara lain (1) Puskesmas Tayan: Desa Pl.Tayan Utara; Desa Beginjan; Desa Tanjung Bunut (2) Puskesmas Batang Tarang: Desa Makawing; Desa Tae; Desa Hilir; Desa Temiang Mali; Desa Senyabang; Desa Kebadu (3) Puskesmas Kp. Kawat: Desa Tebang Benua; Desa Cempedak; Desa Sejotang dan Desa Pedalaman.

Kegiatan PBL dilakukan dengan melibatkan institusi yang berorientasi langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat seperti Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota maupun institusi yang dapat memberi kontribusi dalam bidang kesehatan. PBL ini terdiri dari beberapa tahapan dengan mengikuti siklus perencanaan dan evaluasi yaitu PBL I merupakan inti dari PBL yang lain karena merupakan fondasi awal di dalam menyusun program berikutnya. Kegagalan atau ketidakmaksimalan kegiatan PBL I akan mencerminkan pelaksanaan PBL Selanjutnya, PBL II akan menitikberatkan pada prioritas masalah dan intervensi program dan untuk evaluasi program hasil kegiatan PBL dan melakukan perbaikan-perbaikan jika dianggap perlu. Adapun Kompetensi PBL pertama mahasiswa mampu memahami dan menganalisis masalah kesehatan di tingkat masyarakat secara tepat. Kedua mahasiswa mampu menyusun dan melaksanakan program dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Dan ketiga mahasiswa mampu mengevaluasi dan memberikan rekomendasi untuk kesinambungan program berbasis masyarakat.



Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran