Menyiapkan Slide

Guru: Generasi Pengabdian Untuk Bangsa Abrori / 21-Feb-2018 10:02:22

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UM Pontianak sebagai pencetak calon guru professional terus meningkatkan kualitas diri dan profesional guna mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Salah satunya dengan kegiatan “International Teaching Practice Teacher Training And Education Faculty”.  Kegiatan ini dilaksanakan pada 15 Februari 2018.  Acara pelatihan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) diikuti dua orang peserta yaitu, Meisya Tri Farida Mahasiswi Pendidikan Kimia dan Banita Eka Putri Pendidikan Biologi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para dosen dari program studi yang ada di lingkungan FKIP UM Pontianak.

Dalam sambutannya Rektor UM Pontianak Bapak Helman Fachri, SE., MM mengatakan bahwa “di masa yang akan datang guru professional berfungsi sebagai agen pembelajaran dengan peran fasilitator, motivator, pemacu, perekayasa pembelajaran, dan pemberi inspirasi belajar bagi peserta didik. Profesionalisme dalam pendidikan perlu dimaknai bahwa guru adalah seorang yang memiliki hasrat sebagai pendidik, mengerti dan memahami peserta didik. Kompetensi yang harus dimiliki guru meliputi kompetensi pedagogik, keperibadian, sosial, yang di wujudkan holistik dan integrative dalam kinerja guru.” Jelasnya

Selain itu, rektor juga memberikan motivasi dan dukungan kepada mahasiswi yang akan melakukan PPL di Johor pada dari tanggal 20 Februari sampai 19 Maret 2018. Rektor berpesan agar mahasiswi yang melakukan kegiatan PPL mempunyai semangat seorang guru professional.

Sementara dekan FKIP Arif Didik Kurniawan mengatakan “Menjadi Seorang guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya, tetapi juga mendidik mereka. Untuk mendidik, tidak harus mengajar di bidang etika atau menjadi guru agama. Mengajar di bidang apapun, sesungguhnya setiap guru, dapat menerapkan pendidikan bagi para muridnya, yakni mengajar dengan hati. Guru tidak hanya ingin menjadi orang yang didengarkan kata-katanya, tetapi juga harus bersedia mendengarkan kesulitan yang dihadapi oleh muridnya. Prinsip dasar inilah yang sering dilupakan, sehingga jika kita mau bicara dengan jujur, pada masa ini, yang berdiri di depan kelas, kebanyakan adalah tenaga-tenaga pengajar. Bukan seorang guru. Bagaimana mungkin menjadi guru, setelah satu tahun mengajar, masih tidak dapat menghafal nama murid muridnya.” Terangnya

Kegiatan ini setidaknya akan membentuk mahasiswa dan mahasiswi sebagai calon guru yang berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, demokratis dan bertanggung jawab, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kegiatan ini juga akan memberikan pengalaman dasar melakukan praktik mengajar secara langsung di kelas.

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran