Menyiapkan Slide

UM Pontianak Menjajaki Kerjasama China Abrori / 24-Nov-2017 10:11:43

Zaman sekarang, kompetisi antarperguruan tinggi  makin ketat, baik nasional maupun global. Banyak perguruan tinggi (PT) Asing masuk ke Indonesia, begitu pula sebaliknya. Kompetisi tersebut merupakan tuntutan dunia kerja yang makin ketat dalam memilih Sumber Daya Manusia. Ini menjadi tantangan PT untuk melahirkan lulusan yang sesaui kualifikasi dunia kerja, baik pasar dalam negeri maupun global, sehingga tidak ketinggalan dan bisa diterima di dunia kerja.

Melalui kerjasama dengan PT asing, perguruan tinggi negera kita akan saling mempengeruhi banyak hal dari peningkatan kualitas akademik, mahasiswa, penelitian termasuk dosennya. Banyak keuntungan bisa dipetik dari kerjasama dengan PT di luar negeri. Hal ini kualitas human capital atau SDM sangat penting adanya global competitive dan knowledge based economy, maka kolaborasi internasional mutlak diperlukan.  

Tentunya, PT asing yang benar-benar qualified, dan yang bisa memberikan keuntungan dan  inovasi  timbal balik. Kerjasama dengan PT asing bisa dilakukan misalnya pertukaran mahasiswa baik bidang seni budaya, ilmu maupun teknologi, beasiswa, fasilitas riset, paten karya ilmiah yang dapat digunakan dikalangan industri. Manfaat lainnya, riset dan publikasi bersama, pertukaran dosen dan professor, perkuatan dan penigkatan SDM dengan training, publikasi bersama menghasilkan interaksi bersama, dan kegiatan lain yang secara struktur dan incidental dapat muncul bersama.

Hal itulah yang dilakukan oleh Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), membangun kerjasama internasional dengan PT Asing. Salah satunya Wakil Rektor  I UHAMKA  Prof. Dr. Gunawan Suryoputro, M.Hum yang telah direkomendasikan oleh tiga belas PTM  untuk menjadi ketua aliansi kerjasama indonesia china Indonesia, yang akan menghubungkan sekitar 20 perguruan tinggi di Beijing dan Wuhan. Hal ini, diputuskan saat menerima kunjungan   perwakilan dari Perguruan Tinggi China, Grant Wu, di Jakarata Selasa ( 21/11).

 Pertemuan diadakan di  Kampus Fakultas ekonomi dan Bisnis  UHAMKA Ruang sidang Rektorat lantai IV ini  juga mmebahas   beberapa latar belakang yang mendasari kerjasama, bidang kerjasama, serta kemungkinan untuk agenda aksi yang bisa menguntungkan perguruan tinggi di kedua negara, terutama dalam bidang peningkatan sumberdaya manusia, transfer teknologi, serta transfer of knowledge.

Hadir pada  kesempatan itu pimpinan dan staf bagian Kantor Urusan Internasional UHAMKA. Adapun  ke tiga belas PTM yang hadir dan sekaligus sebagai founder aliansi ini adalah Universitas Muhammdiyah Palembang; Universitas Muhammdiyah Maluku Utara; Universitas Muhammdiyah Jakarta; Universitas Muhammdiyah Purwokerto; Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka; Universitas Muhammdiyah Bandung; Universitas Muhammdiyah Palu; Universitas Muhammdiyah Pontianak; STKIP Muhammadiyah Kotabumi; STKIPM Bulukumba; STIEM Mamuju; Stikes Muhammadiyah Palembang; STIEM Jakarta

Ufi Ruhama’ dari Kantor Urusan Internasional (KUI) UM Pontianak mengatakan “Kerjasama ini diharapkan akan sangat prospect untuk membangun internasionalisasi kampus yang nantinya akan sangat menguntungkan baik dari fihak UM Pontianak maupun dari universitas dari china. Selanjutnya kami akan mendiskusikan terkait MoU dengan pimpinan dan follow up diawal tahun mendatang”.

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran