Menyiapkan Slide

30 Mahasiswa UM Pontianak KKN-PPM pada Masyarakat Kanayatn Abrori / 08-Sep-2017 09:09:32

Program pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu unsur dalam Tri Darma Perguruan Tinggi. Hal ini, menjadi langkah konkret dari para dosen dalam mengabdikan ilmunya ke masyarakat. Salah satunya program Kuliah Kerja Nyata-Program Pemberdayaan Masyrakat (KKN-PPM) yang merupakan kegiatan pengabdian kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Program KKN-PPM diketuai oleh Elly Trisnawati, SKM., M.Sc, dosen Fakultas Ilmu Kesehatan, bersama dengan anggotanya Andri Dwi Hernawan, SKM., M.Kes (Epid) dan Dini Hadiarti, S.Si, M.Sc diikuti sebanyak 30 mahasiswa yang berasal dari 4 program studi di UM Pontianak, yaitu dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, prodi Pendidikan Kimia, prodi Manajemen dan prodi Pendidikan Anak Usia Dini. Adapun tujuan kegiatan KKN-PPM adalah pemberdayaan masyarakat melalui desa siaga, akses pendidikan dan sosial ekonomi (kewirausahaan) dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kasie Kesos yang mewakili pihak kecamatan mengutarakan ucapan terimakasih kepada tim KKN-PPM, “Awalnya saya mengamati mahasiswa UM Pontianak, sepertinya kurang bisa membaur dengan masyarakat dikarenakan perbedaan keyakinan dan suku. Tetapi perbedaan tidak menjadi kendala dan bahkan masyarakat berharap kegiatan seperti ini akan dijalankan lagi. Program ini dapat kami lanjutkan untuk peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.” Terangnya

Hal senada diungkapkan oleh Ketua Tim, Elly Trisnawati, “Alhamdulillah program kami telah diterima dengan baik di 3 desa yang memiliki karakteristik unik dibanding dengan lokasi pengabdian yang sebelumnya. Besar harapan kami agar program yang telah kami inisiasi ini dapat dilanjutkan oleh masayarakat dan dapat terus dikembangkan menjadi program yang berkelanjutan.” Ungkapnya.  

Selama 1 bulan lebih para mahasiswa tersebut melebur bersama masyarakat di 3 desa yaitu Desa Tunang, Desa Pahokng dan Desa Caokng yang mayoritas suku Dayak Kanayatn. Target utama dari program yang didanai oleh Kemenristek Dikti melalui SK No. 025/E3/2017 pertama adalah Program inisiasi pendampingan dan penguatan Desa Siaga, revitalisasi tim desa siaga, pengaktifan kembali kader siaga serta penyediaan ambulance desa sebagai sarana penunjang pelaksanaan Desa Siaga. Kedua bidang pendidikan pendampingan pada kelompok belajar, revitalisasi PAUD, implementasi Rumah Baca yaitu: Rumah baca BASOPA, Rumah Baca MANDURAJA, Rumah Baca SULE SANGKINANG MAYANG. Pembentukan rumah baca di tiga desa tersebut diharapkan dapat memicu minat baca anak-anak dan mendorong keluarga untuk membawa anaknya ke rumah baca.

Ketiga di bidang ekonomi kewirausahaan dengan terbentuknya kelompok UKM Desa Caokng atas nama Mayang Terurai Bukit Nunga dan Desa Pahokng atas nama PAHOKNG. Sedangkan di Desa Tunang merupakan UKM yang sudah lama tidak aktif dan diaktifkan kembali dengan nama UKM Dayakng Tarigas. Adapun produk yang dihasilkan adalah Kripcong (keripik pisang caokng), Keribo (keripik rebung rasa oreo), teraja manis (Teh rambut jagung manis), keribinis (keripik ubi manis), keripik pisang balado, keruja (keripik jagung ), jus jagung, keripik bawang ikan lele pahokng , sahang pahokng , rebung kering pahokng, dan manisan kulit pisang pahokng. Abrori

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran