Dr. Doddy Irawan dalam Scholarship Talk Abrori / 08-Sep-2017 08:09:39

UM Pontianak, 7/9/17  melanjutkan sekolah ke luar negeri dengan gratis, kenapa tidak? Ada jalan menuju roma, ratusan bahkan ribuan lembaga pemberi besiswa baik dari pemerintah Indonesia sendiri, lembaga non profit seperti Ausaid, Usaid, atau bahkan dari universitas yang bersangkutan.  Setiap tahun ada ribuan beasiswa untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi yang ditawarkan kepada publik, baik itu besiswa S1, S2 maupun S3. Namun tentu saja persaingan cukup ketat. 

Pada kesempatan ini acara dimulai dari pembukaan oleh master of ceremony kemudian sambutan dari wakil Rektor I Bapak Heriansyah, SH.,SHI.,M.Pd dalam sambutannya beliau mengatakan “menyambut baik kegiatan yang diadakan oleh bagian kerjasama Internasional dan Infokom UM Pontianak. Ini merupakan tahap awal untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri, mengingat UM Pontianak lagi giat untuk pengembangan sumberdaya manusianya untuk studi lanjut ke strata 3, jadi kesempatan ini jangan disia-siakan oleh para civitas akademika yang ada di lingkungan UM Pontianak” Pungkasnya

Sementara Ufi Ruhama’, S.Pd.,M.Pd.BI  selaku ketua panitia mengatakan “kegiatan ini ada pintu mengenali beasiswa dari orang yang mengalaminya. Setelah mengetahui berbagai jenis beasiswa, harapannya para sholarship hunter perlu melakukan persiapan untuk mendapatkan beasiswa yang ingin dituju, antara lain menyangkut akademik, motivation letter, recomendation letter dan research plan yang cukup singkat” ungkapnya,

Pada acara inti menganggkat tema “Scholarship Talk” dengan Pembicara utama bapak Dr. Doddy Irawan, ST.,M.Eng adalah Dosen Teknik Mesin Fakultas Teknik UM Pontianak. Doktor baru Alumni Universidad de Oviedo, penerima beasiswa Erasmus Mundus dan baru tiba beberapa bulan yang lalu dari Spayol. Saat diskusi dia mengatakan “Langkah pertama untuk mendapatkan beasiswa untuk studi di luar negeri adalah menargetkan apa yang ingin dicapai terlebih dahulu. Carilah beasiswa khusus dari Negara tujuan maupun Negara asal dengan menghubungi institusi yang berwenang atau temukan apakah ada beasiswa khusus dari universitas secara langsung untuk program studi yang Anda inginkan. Setelah Anda menargetkan sebuah program beasiswa, pastikan Anda memenuhi syarat yang ditentukan. Tidak ada gunanya mengajukan beasiswa jika Anda tidak memenuhi kriteria, jadi cermati setiap poin dengan baik. Anda hanya membuang waktu dengan sia-sia ketika Anda mempersiapkan aplikasi untuk program beasiswa yang tidak sesuai dengan kriteria. Apabila anda menemukan beasiswa yang sesuai dengan kriteria Anda, inilah saatnya untuk mulai meneliti beasiswa dan penyedianya lebih jauh lagi.  Buatlah data checklist dan pastikan Anda memenuhi semua yang dicari oleh penyedia beasiswa, tentunya didukung dengan bukti. dan untuk lebih lengkap silahkan klik ke Link. (n.d.). How to Get a Scholarship to Study Abroad. Retrieved May 26, 2017, from StudyLink.

Lebih lanjut dalam Scholarship Talk ini Doddy panggilan akrabnya bercerita tentang bagaimana pendidikan di Eropa S2 Dan S3, bagaimana aplikasinya, syarat yang dibutuhkan tips dan trick. Harapannya semua civitas akademika untuk tidak menyerah dalam mencoba dan semua mempunyai kesempatan yang sama karena untuk bisa Lolos beasiswa Erasmus saya saja telah mencoba selama 3 tahun berturut-turut.

Pada acara ini juga dijelaskan yang tidak kalah penting adalah recommendation letter, yakni surat dari seseorang yang mengenal diri anda baik secara pribadi, akademik ataupun secara profesional dan dapat memberikan rekomendasi bahwa anda adalah orang yang layak untuk mendapatkan beasiwa di universitas tersebut. Bagi anda yang bergerak dalam dunia pendidikan orang paling pantas dimintai recommendation letter adalah pembimbing skripsi atau tesis, sedangkan anda yang telah bekerja maka pemimpin anda adalah orang yang paling tepat untuk dimintai surat tersebut. Abrori

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran