Dosen Pengelola Jurnal UM Pontianak Ikuti Pelatihan O.J.S Pebli hardi / 19-Apr-2017 09:04:56

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mulai Jumat-sampai selesai (14/4) dipercaya sebagai tuan rumah Electronic Journal Series Workshop dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pertama Relawan Jurnal Indonesia (RJI). Sebanyak 336 peserta dari pengelola jurnal yang tersebar di seluruh Indonesia turut hadir. Mereka datang dari Aceh sampai Papua.

Gebrakan yang dilakukan RJI ini merupakan salah satu dampak dari kebijakan Menristekdikti yang mensyaratkan dosen harus menulis artikel ilmiah di jurnal ilmiah. Selama ini, wadah untuk menerbitkan artikel terlalu sempit. Namun, kehadiran RJI sebagai relawan yang banyak berkompetensi bidang penerbitan jurnal ilmiah elektronik dengan OJS, banyak bermunculan jurnal ilmiah.

Acara yang dilaksanakan di kampus Umsida Jalan Majapahit itu diawali dengan electronic journal series workshop. Workshop tersebut ditujukan untuk mengakomodasi para pengelola jurnal yang ingin memahami lebih dalam tata kelola jurnal elektronik dengan menggunakan platform OJS.

Agar lebih fokus, workshop itu dibagi menjadi empat kelas sesuai dengan kemampuan awal pesertanya. Ada kelas beginner, intermediate, advance, dan expert. Pembagian kelas tersebut dimaksudkan untuk memberikan kebebasan bagi peserta guna memilih kelas sesuai tingkat kemampuan. Para tutor pun bisa lebih berfokus pada satu tingkat materi.

Fokus RJI di bidang fasilitas relawan jurnal ilmiah diprediksi akan terus berkembang mengingat semakin banyak terbitan jurnal imiah yang membutuhkan bantuannya. Apalagi di Indonesia sudah ada index untuk citasi (pengutipan karya ilmiah yang terindeks) yaitu Sinta. Ini merupakan tanda baik bagi ilmuan Indonesia.

Selama ini kita mengenalScopus, Thomson, Google Scholar, Crossref, dan lain- lain. Padahal, di Filipina sudah ada PEJ (Philippine Electronic Journal) sebuah citasi yang sudah lama. Itulah sebabnya, Sinta di Indonesia bisa dijadikan tonggak sejarah dalam penerbitan jurnal ilmiah dengan indeksnya.

Ketua Umum RJI Andri Putra Kesmawan menyatakan, RJI semakin gencar mempersiapkan sistem yang memudahkan para pengelola jurnal. Misalnya, terkait proses pendampingan, RJI sedang mengembangkan sistem yang terintegrasi dengan core RJI lain menggunakan single login. Dengan demikian, sekali login sudah bisa mendapatkan manfaat banyak dari RJI. ”Kita bersama-sama berupaya meningkatkan tata kelola jurnal,” ujarnya.

Tidaklah heran Pemerintah Indonesia memberi dukungan terus, selain mempercayakan ideksnya kescopus, thomson, google scholardan lain-lain, pengambil kebijakan harus percaya diri. Sinta bila perlu kita orbitkan ke penjuru dunia. Mengapa tidak? Inilah salah satu tantangan bagi semua ilmuan dan pemerintah di Indonesia. RJI sebagai pendampingan merupakan partner bagi pemerintah dalam persoalan ini. 2 dosen UM Pontianak yaitu Abrori dan Heru Yudi yang sama-sama berkecimpung di Infokom hadir dalam kegiatan tersebut untuk mendalami OJS di kelas Intermediate dan advance, harapannya setelah selesai Rakernas, Workshop dan pelatihan bisa sharing dengan teman-teman di lingkungan UM Pontianak sekaligus Kalimantan Barat. Semoga berjaya intelektual muda bersama RJI. Abrori

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran