Rekomendasi A Sertifikat Pustakawan UM Pontianak Pebli hardi / 04-Apr-2017 15:04:06

Kemajuan teknologi membawa manfaat besar juga tantangan yang makin kompetitif. Perkembangan teknologi demikian pesat, karenanya pustakawan harus menjadi garda terdepan dalam pengembangan Literasi Informasi pemustaka (pengguna jasa perpustakaan). Jika di dalam perguruan tinggi pemustaka adalah mahasiswa dan civitas akademika yang memiliki peran sangat penting dalam masyarakat.

Mengingat banyaknya informasi sampah akibat dari pesatnya arus informasi, ini membawa efek buruk dalam dunia pendidikan seperti plagiarism dan berita bohong (hoax). Untuk itu, diperlukan pemahaman Literasi Informasi yang merupakan hal penting dan tanggung jawab utama pustakawan.

Selain itu, kebutuhan informasi yang lebih spesifik memaksa pustakawan harus memiliki keahlian literasi informasi yang baik. Mencari Informasi yang akuntabel dan kredibel saat ini seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami. Pemahaman akan literasi informasi sangat penting disebarkan, karenanya beberapa pengelola perpustakaan se Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Perguruan Tinggi Aisyiah berkumpul di Yogyakarta guna membahas hal tersebut.

Salah satunya adalah Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang telah menjalankan kegiatan pelatihan Literasi Informasi kepada mahasiswa sejak 2 tahun lalu. Seiring berjalannya waktu, kegiatan pelatihan Literasi Informasi ini semakin rutin karena secara perlahan mahasiswa memahami pentingnya kemampuan Literasi Informasi dalam menunjang penelitian mereka. Bahkan saat ini, kegiatan Literasi Informasi di Perpustakaan UMY menjadi bagian dari matakuliah Metodologi Penelitian dan penulisan ilmiah oleh beberapa dosen.

Karenanya Perpustakaan UMY ingin berbagi pengalaman dan melatih pustakawan dari berbagai PTM/PTA untuk menjadi Trainer Literasi Informasi dan Pustakawan Peneliti, sehingga perpustakaan tidak lagi menjadi gudang buku, tetapi memberikan juga pengetahuan berkelanjutan kepada penggunanya. Tidak hanya itu saja, menjadi salah satu bagian pengembangan karir pustakawan sesuai dengan PERMENPAN RB No. 9 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Pustakawan dan Angka Kreditnya.

Kegiatan Training of Trainer Literasi Informasiini dilaksanakan pada Selasa-Rabu, tanggal 21-22 Maret 2017 di ruang rapat Perpustakaan UMY. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 10 orang pustakawan dari beberapa PTM/PTA, di antaranya dari UM Sumatera Utara, UM Cirebon, STIKES ‘Aisyiyah Surakarta dan beberapa PTM/PTA lainnya. Pembicara pada kegiatan ini adalah Kepala Perpustakaan UMY, Bapak Lasa HS. Selain itu, trainer lainnya terdiri atas Novy Diana Fauzie, Arda Putri dan Eko Prasetyo.

Pada kegiatan ini harapannya peserta menjadi trainer Literasi Informasi di Perpustakaan di masing-masing perguruan tinggi, karenanya peserta diberikan sertifikat. Alhamdulillah, dua pustakawan UM Pontianak, Dwi Cahyo Prasetyo S.IP dan Dewi Anggrahini S.Hum mendapat nilai rekomendasi A dalam sertifikatnya, sehingga secara syah berhak menjadi Trainer Literasi Informasi. Hal ini semoga dapat memacu pustakawan UM Pontianak lainnya untuk lebih aktif lagi dalam kegiatan Literasi Informasi & penulisan kepustakawanan. Abr

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran