Menyiapkan Slide

Pontianak Bergerak: Aksi Ketuk Pintu 1000 Rumah Pebli hardi / 22-Mar-2017 11:03:53

24 Maret diperingati sebagai World TB Day, di tanggal yang sama 135 tahun yang lalu, seorang ahli kedokteran fisiologis dari Jerman, Robert Koch menemukan bakteri Mycobacterium tuberculosis untuk pertama kalinya. Meskipun penemuan bakteri ini sudah terjadi lebih dari seratus tahun lalu, hingga saat ini bakteri tersebut masih ada di dunia, belum ada satu negara pun yang berhasil bebas darituberculosis.Penyakit yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis ini selanjutnya dikenal dengan penyakit TB, sebuah penyakit infeksi menular yang masuk ke tubuh melalui pernafasan.

Penyakit ini menjadi perhatian besar dunia dikarenakan proses penularannya yang cukup mudah dan dampak yang cukup besar jika tidak dilakukan pengobatan dengan benar. Penyakit TB paling sering menyerang paru-paru, walaupun pada sepertiga kasus menyerang organ tubuh lain seperti: kelenjar getah bening (limfadenitis TB), tulang belakang (Spondilitis TB), selaput otak (meningitis TB), perut (peritonitis TB), kulit, dan tenggorokan (laryngitis TB). Kasus ini ditangani secara serius oleh World Health Organization (WHO) dan badan-badan kesehatan setiap negara. Indonesia, melalui Kementerian Kesehatan memiliki target “Indonesia Bebas TB 2050”. Posisi Indonesia masih berada di ranking kedua setelah India sebagai negara dengan kasus TB terbanyak.

Dalam rangka memperingati hal tersebut “Pontianak bergerak aksi ketuk pintu 1000 rumah” yang terdiri atas elemet Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Kesehatan Kota Pontianak, unsur Akademisi (Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan-UM Pontianak, STIK Muhammadiyah, STIK Yarsi, UNTAN, Akper Dharma Insan dan Poltekkes Kemenkes Pontianak) Organisasi masa seperti (Pimpinam Daerah `Aisyiyah Kota Pontianak, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pontianak); program  Jaringan Peduli TB (Japeti), SSR TB-HIV Care `Aisyiyah Patelki, KPA Kota Pontianak Dan organisasi profesi seperti PPNI, IAKMI. Serta unsur mahasiswa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Rukun Warga 25 Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat dengan tujuan memberikan penyuluhan tentang TB, men-skrining masyarakat yang berpotensi TB untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat (Puskesmas). Apel kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota bapak Edi Kamtono dan Bapak Kadinkes Kota Pontianak dr. Sidik Handanu, M. KES

Keterlibatan semua unsur sangat penting dan diperlukan, terutama dalam membantu menemukan kasus TB dan membantu melakukan pengawasan terhadap pengobatan pasien TB sampai sembuh, agar rantai penularan TB di Pontianak dapat dihentikan. Adanya dukungan dari masyarakat dapat memberikan semangat positif dan kepatuhan pasien untuk minum obat. Abr

Akreditasi Institusi
Dan Program Studi

Selengkapnya

Mahasiswa Baru
UM Pontianak

Informasi Pendaftaran