KKN-PPM: Kontribusi Signifikan Kebutuhan Masyarakat dan Stakeholders

  04-Aug-2018 21:08:59     abrori
Click pada image untuk tampilan penuh

UM Pontianak sebagai salah satu Universitas yang menjadikan program KKU/KKN-PPM sebagai program unggulan telah memberikan kontribusi kongkrit bagi masyarakat. Salah satunya adalah upaya pemberdayaan tersebut perlu dilakukan agar tingkat kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Barat secara keseluruhan mencapai tingkatan hidup yang lebih baik. KKU/KKN-PPM ini fokus utamanya adalah pemecahan masalah yang dihadapi olehstakeholders. Program-program dan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat danstakeholders(bottom up)

Salah satunya program KKN-PPM yang dilaksanakan di Desa Sei Mawang dan Mengkiang. Kedua desa tersebut merupakan sasaran dari program KKN-PPM, mengingat kedua desa termasuk ke dalam kategori daerah tertinggal, akses ke lokasi desa tersebut belum semuanya jalan beraspal meskipun dapat ditempuh oleh kendaraan roda 2 atau empat. Sedangkan jangkauan dari ibu kota Kabupaten Sanggau dapat ditempuh selama 1 - 1,5 jam.

Drs Alipius, M.Si Camat Kapuas mengatakan bahwa “Program KKN-PPM adalah program yang nyata dari perguruan tinggi, mengingat daerah membutuhkan solusi dari persepektif akademik. Tepat sekali program KKN-PPM di Desa Sei Mawang dan Mengkiang. Mengingat di wilayah tersebut masih sulit terjangkau dengan pelayanan kesehatan, serta status ekonomi masyarakat yang lebih banyak menengah kebawah. Salah satu permasalahannya adalah belum optimalnya masyarakat mengolah hasil pertanian menjadi bentuk lain yang meningkatkan daya jual di masyarakat. Bidang pendidikan, masih banyak masyarakat yang berpendidikan kurang dari 9 tahun, bahkan buta huruf. Selain itu, sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) yang tersedia belum dapat menjangkau keseluruhan desa di Kecamatan Sanggau Kapuas serta sekolah PAUD yang tersedia juga” tuturnya

Marlenywati, S.Si.,MKM mengatakan bahwa “Kegiatan Pelepasan mahasiswa KKN/PPM UM Pontianak di Kantor Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Hadir dalam kegiatan sekaligus melepas mahasiswa adalah Camat Kecamatan Kapuas, Kades Mengkiang, Sekdes Sei Mawang, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Sanggau serta Ketua dan Sekretaris Pimpinan Daerah `Aisyiyah Kab. Sanggau. Dalam kegiatan KKN/PPM tersebut akan dilaksanakan kurang lebih 1.5 bulan dari akhir Juli sampai pertengahan september 2018. Semoga memberikan kegiatan berjalan lancar & memberi manfaat kepada masyarakat sekitar” terangnya

Lebih lanjut beliau mengatakan “dalam upaya yang akan dilaksanakan dalam rangka penyelesaian masalah di atas antara lain melalui kegiatan: Pertama sanitasi total berbasis masyarakat; kedua pembinaan dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui kewirausahaan pengolahan singkong; ketiga pembinaan kelas belajar anak usia dini melalui peningkatan kegiatan rumah pintar” jelasnya

Untuk mendukung keberlanjutan kegiatan, program pemberdayaan masyarakat perlu dilakukan dan kerjasama semua pihak terkait, baik dari masyarakat, pemerintah, pihak swasta dan perguruan tinggi. Keterlibatan masyarakat diharapkan akan menjaga kesinambungan kegiatan yang telah diberikan dalam rangka KKN-PPM. Pihak swasta akan terlibat dalam rangka memasarkan produk-produk yang telah dikembangkan melalui pelatihan yang diberikan. Perguruan tinggi memiliki peran sebagai pendampingan untuk terus membina kegiatan yang ada di masyarakat. Program pemerintah dalam rangka implementasi renstra yang telah ditetapkan dapat memberikan kontribusi yang cukup signifikan.

Jl. Ahmad Yani No. 111 , Pontianak, Kalimantan Barat
(0561) 764571 - Faks. (0561) 764571
[email protected]
SOSIAL MEDIA
© Major Update 2017 - Dev. ICT UM PONTIANAK  
" carved with bare hand " - [email protected] Custom Site/App Builder. Achmad Albaar