Pendidik Sebaya: Solusi Menekan Prevalensi Perokok Remaja

  29-Oct-2017 17:10:37     abrori     0 Hit
Click pada image untuk tampilan penuh

Perokok pada tingkat remaja di Kota Pontianak dalam kondisi yang menghawatirkan. Data menurut Dinas Kesehatan Kota Pontianak pada tahun 2015 mengatakan terdapat 27.2% remaja sudah menjadi peroko. Remaja kita saat ini telah dikelilingi oleh agen-agen Industri rokok, seperti halnya iklan serta retail yang murah dan mudah. Mereka juga dikelilingi akan lingkugan sosial yang menganggap bahwa perilaku merokok adalah perilaku wajar (Ridha, dkk., 2013). Pada sisi yang lain, remaja kita haus akan informasi kesehatan, di tengah-tengah mereka sendirian untuk bertahan dari jeratan industri rokok.

Dari realitas di atas ikhitiar pembentukan pendidik sebaya merupakan sebuah solusi guna membantu remaja ke luar dari jeratan industri rokok. Berbicara teman pada kalangan remaja adalah salah satu  kelompok dukungan sosial utama. Karenanya penting melatih remaja untuk menjadi pendidik kelompok mereka sendiri. Mereka diberikan keterampilan terkait dengan penyuluhan dan konseling sederhana guna mengkaunter jeratan rokok. Mereka diharapkan menjadi agen perubahan yang mudah ditermia oleh kalangan remaja.

Pembentukan pendidik sebaya dilaksakan pada siswa SMP dan SMA di Kota Pontianak. Kegiatan dilaksanakan pada 26 dan 27 Oktober 2017 di Aula Dinas Kesehatan Kota Pontianak. Kegiatan ini lahir dari bentuk kerja sama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak dan Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak. Kegiatan pelatihan ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan. Pada tahun sebelumnya Fikes UM Pontianak bekerjasama dengan seksi promosi keseahtan Dinkes Kota Pontianak. Pada tahun ini, kegiatan pembentukan pendidik sebaya merupakan kerjasama dengan Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit.

Pada kegiatan ini difasilitatori oleh 2 orang narasumber, yaitu Bapak Abduh Ridha, MPH dan Ismael Saleh,M.Sc. Keduanya adalah dosen dari Fikes UM Pontianak. Mereka adalah dosen yang pernah menyusun Modul pelatihan dan Kerangka Kerja Pendidik Sebaya yang kemudian digunakan dalam penanggulangan masalah tembakau pada remaja.Melalui kegiatan ini diharapkan mampu menekan prevalensi perokok pada remaja di Kota Pontianak.

Pada akhir pelatihan ini, siswa diberikan pengetahuan,keterampilan dan sumber daya untuk menginisiasi intervensi pada pengguna tembakau di sekolah. Mereka juga diberi kemampuan untuk menilai kesiapan teman perokoknya untuk berhenti dan menawarkan intervensi yang berharga dan singkat,termasuk rujukan pada layanan khusus untuk berhenti. Intervensi yang singkat dan mendasar sangat sesuai digunakan oleh pendidik sebaya yang tidak memiliki waktu yang cukup banyak untuk berbicaraa dengan para perokok. Abrori

Jl. Ahmad Yani No. 111 , Pontianak, Kalimantan Barat
(0561) 764571 - Faks. (0561) 764571
kontak@unmuhpnk.ac.id
SOSIAL MEDIA
© Major Update 2017 - Dev. ICT UM PONTIANAK  
" carved with bare hand " - sh4rp.development@gmail.com