UKSKMI: Aspek Penting dalam Pembangunan Kesehatan

  07-Oct-2017 18:10:11     abrori     0 Hit
Click pada image untuk tampilan penuh

UM Pontianak, 7/10 menjadi tempat pelasanaan Uji Kompetensi Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (UKSKMI). Uji kompetensi ini diikuti oleh seluruh mahasiswa dan alumni Sarjana Kesehatan Masayarakat. UKSKMI  Adalah suatu proses guna mengukur pengetahuan, sikap dan keterampilan akan tenaga kesehatan sesuai dengan standar yang diprofesikan. UKSKMI saat ini sungguh istimewa mengingat dihadiri langsung ketua komite nasional UKSKMI Prof. dr. Agustin Kusumayati, M.Sc.,Ph.D. beliau langsung turun memantau pelaksanaan Uji tersebut dari Pontianak,  sekaligus melakukan pembukaan secara langsung dari UM Pontianak ke pelaksanaan program UKSKMI di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan Uji Kompetensi ini penting mengingat uji ini dikembangkan dan diselenggarakan atas dasar pemenuhan amanat Undang-Undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi yang kemudian diikuti oleh Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 83 tahun 2013 tentang Sertifikat Komptenesi dan Peraturan Bersama Menteri Kesehatan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 36 tahun 2013 dan nomor 1/IV/PB/2013 tentang Uji komptensi bagi mahasiswa perguruan tinggi bidang kesehatan. Adapun pelaksanaan UKSKMI ini diselenggarakan setidaknya dua kali dalam setahun sesaui dengan kebutuhan, tidak hanya itu saja tentu mempertimbangkan adanya jumlah peserta yang belum lulus.

Pada saat ini UM Pontianak selaku panitia lokal melaksanakan UKSKMI yang diikuti 113 peserta yang berasal dari program studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan UM Pontianak dan Stikara Sintang. Adapun syarat mengikuti UKSKMI setidaknya pertama peserta tercatat sebagai alumni atau mahasiswa aktif yang telah menyelesaikan SKS yang dipersyaratkan kedua peserta ujian bersedia memenuhi dan mematuhi syarat/ketentuan yang ditetapkan oleh komite nasional selaku panitia pelaksana uji komptensi.  

Berbicara UKSKMI adalah salah satu aspek penting dalam pembangunan kesehatan yaitu tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya tenaga kesehatan masyarakat. Mengingat masalah kesehatan cukup pelik dari ketersediaan mulai persolan SDM yang belum memadai dan distribusi yang tidak merata. Hal ini, berdampak terhadap kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. Bentuk peningkatan SDM tenaga kesehatan yang diupayakan salah satunya melalui program uji kompetensi seperti yang dilakukan di UM Pontianak tersebut. Abrori




Terkait

Jl. Ahmad Yani No. 111 , Pontianak, Kalimantan Barat
(0561) 764571 - Faks. (0561) 764571
kontak@unmuhpnk.ac.id
SOSIAL MEDIA
© Major Update 2017 - Dev. ICT UM PONTIANAK  
" carved with bare hand " - sh4rp.development@gmail.com