Kader Konservasi: Antisipasi Krisis Sumber Daya Alam...!!!

  09-Jun-2017 18:06:08     abrori     0 Hit
Click pada image untuk tampilan penuh

Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Kalimantan Barat beberapa saat yang lalu telah melaksanakan kegiatan perkaderan konservasi. Kegiatan pelatihan ini bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan dilaksanakan dari 12-13/5/17 di kantor BKSDA. Perkaderan konservasi tersebut, dibuka langsung oleh pengurus FK3I bapak M. Syamsuri, A.Md. Peserta kegiatan perkaderan konservasi berasal dari MAPALA, SISPALA dan BEM Se Pontianak. Adapun jumlah keseluruhan peserta kegiatan perkaderan konservasi ini berjumlah kurang lebih 35 orang.

Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan adalah pemberian materi-maateri terkait “Kader KonservasI” yang disampaikan oleh Ibu Y. Sudaryanti, S.Hut, “Sejarah FK3I” oleh Bapak M. Syamsuri, A.Md, “Mengenal Jurnalistik” oleh Bapak Rendra Oxtora, “Basarnas” oleh Bapak M. Andry Zaaulhaa, dan tentu masih banyak lagi yang tidak mungkin disebutkan di sini.

Berbicara tentang kader konservasi sebenarnya telah dirintis sejak tahun 1982 oleh Departemen Kehutanan kala itu. Adapun tujuannya adalah sebagai upaya mengantisipasi terjadinya krisis Sumber Daya Alam (SDA) Hayati melalui program penyadartahuan masyarakat. ”Ujar bu Yanti dalam penyampaian materinya”

 “Kegiatan perkaderan konservasi kali ini dilaksanakan dengan kondisi dan suasana yang sangat sederhana, sedangkan pada perkaderan konservasi di tahun-tahun sebelumnya biasanya dilaksanakan di hotel. Hal ini, karena pendanaan yang berasal dari dana sendiri” Ujar bang baron sebagai seketaris panitia.

Adapun peserta dari BEM KM UM Pontianak berjumlah 4 (empat) orang yaitu Yuda Pranata, Andhika Diatmoko, Tuti Kurniati dan Nurul Ilmi. BEM KM UM Pontianak menjadi satu-satunya peserta yang hadir bukan dari organisasi Pencinta Alam, walaupun demikian tidak menutup semangat peserta untuk mengikuti perkaderan konservasi yang dilaksanakan oleh FK3I Kalbar.

Kegiatan berlangsung dengan kondusif, aktif dan lancar dan diskusi serta tanya jawab oleh pemateri kepada peserta. semangat para peserta untuk bertanya semakin bertambah setelah diberikan reward (hadiah) oleh ibu yanti (pemateri), bagi peserta yang bertanya dan bisa menjawab pertanyaan dari peserta lainnya.

Pada hari terakhir (13/5) kegiatan pengkaderan konservasi ditutup dengan sangat sederhana dan hikmah oleh ketua FK3I. Didahului dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, pembagian sertifikat kepada para peserta kader konservasi dan foto bersama.*Nurul Ilmi (Menteri Dalam Negeri/Fikes) diedit oleh Abrori

Jl. Ahmad Yani No. 111 , Pontianak, Kalimantan Barat
(0561) 764571 - Faks. (0561) 764571
kontak@unmuhpnk.ac.id
SOSIAL MEDIA
© Major Update 2017 - Dev. ICT UM PONTIANAK  
" carved with bare hand " - sh4rp.development@gmail.com