Mahasiswa Sebagai Agent of Change dan Agent of Control

  02-Jun-2017 09:06:23     pebli hardi     0 Hit
Click pada image untuk tampilan penuh

Menjadi mahasiwa itu asyik, sebutan untuk mahasiswa pun banyak. Ada yang mengatakan mahasiswa adalah insan kopetitor akademis yang arah pandangnya adalah orientasi dinamis, kritis, demokratis dan konstruktif. Berada di tengah-tengah mahasiwa harus siap, karena suatu saat ada pertanyaan yang tidak terduga begitu kritisnya, ini sesuai dengan pengertian di atas. Terkadang loncatan berfikirnya telah melewati waktunya. Inilah sebuah konsekuensi logis jika selain menjalani aktivitas kersehariannya, mahasiswa dituntut untuk menjadi seseorang yang tegar, sabar, kreatif, inovatif dan independen serta terkadang membutuhkan suatu bimbingan.

Diskusi adalah makanan setiap saat, hal sepele bisa menjadi suatu bahan diskusi. Itulah yang dilakukan saat diskusi pada mahasiswa pada semeter akhir yang lagi proses menyusun skripsi. Di sela-sela kesibukannya beberapa mahasiswa mengajak diskusi dengan tema situasi kekinian, selesai diskusi lanjut bagaimana membuat surat lamaran pekerjaan termasuk menyusun daftar riwayat hidup.

Menjadi Mahasiswa adalah sebuah pilihan. Pilihan untuk mendapatkan pendidikan dan pengajaran yang baik. Pilihan untuk berubah, baik secara status sosial maupun intelektual. Pilihan yang merupakan sebuah kebanggaan tersendiri, suatu kesempatan istimewa yang tidak semua orang bisa berkesempatan mengecapnya.

Kampus pun merupakan salah satu tempat Mahasiswa menuntut ilmu, ada yang mengatakan kampus adalah kawah candra dimuka, yang dapat juga dikatakan sebagai salah satu wadah yang mencetak aset yang sangat penting bagi negara ini. Sehingga dikenal sebagai lembaga akademik yang berperan serta dalam mencetak berbagai tenaga ahli serta orang-orang yang mengabdikan dirinya untuk masyarakat.

Sehingga perlunya dorongan untuk mengembalikan tradisi intelektual di lingkungan kampus. Tradisi yang mampu membentuk kembali karakter mahasiswa yang dapat berperan serta dan aktif. Tradisi ini tidak hanya dalam lingkup tradisi membaca, menulis, berdiskusi atau yang lainnya. Tapi yang kita butuhkan disini adalah tradisi yang dapat membangun nilai kepekaan sosial/peduli sosial yang mulai pudar di kalangan Mahasiswa. Sehingga nantinya kita sebagai Mahasiswa dapat berperan aktif demi kemajuan kampus dan bangsa. Mahasiswa sebagai agent of change dan agent of control selalu menjadi sebuah kekuatan penting dan sebuah kekuatan besar dalam setiap perjuangan rakyat Indonesia dan mengisi estafet generasi berikutnya. Abrori

Jl. Ahmad Yani No. 111 , Pontianak, Kalimantan Barat
(0561) 764571 - Faks. (0561) 764571
[email protected]
SOSIAL MEDIA
© Major Update 2017 - Dev. ICT UM PONTIANAK  
" carved with bare hand " - [email protected]