Guru Sebagai Perencana Pendidikan Akan Kembali Dijalankan

  07-Feb-2017 10:02:00     pebli hardi     0 Hit
Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)
Click pada image untuk tampilan penuh

Hak guru sebagai perencana pendidikan akan segera dikembalikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy dengan program Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN).

Hal itu dikatakannya pada saat melepas pengajar Bahasa Indonesia di Sentul, Bogor Jawa Barat. Ia menambahkan dengan USBN, maka hak guru sebagai perencana pendidikan dan pelaksana dapat dikembalikan.

"Selama ini, guru mengajar seenaknya. Tidak ada standarnya. Makanya sampai kiamat pun Ujian Nasional (UN) itu tidak tersentuh oleh siswa," ujar Mendikbud, di Sentul, Bogor, Jumat, (3/2/2017) seperti dikutip dari Antara.

Mantan Rektor UMM tersebut menambahkan tak adil jika guru tak dilibatkan namun tiba-tiba ujian negara.

"Dengan USBN, sistem evaluasi mengacu pada standar yang sudah ditetapkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)."

Muhadjir menegaskan tak benar UN bisa meningkatkan kualitas pendidikan. UN, kata dia, hanya cermin untuk mengevaluasi pendidikan. Mendikbud mengibaratkan hal tersebut seperti wajah berjerawat yang bercermin. Jika cermin tersebut diperbaiki setiap tahunnya, bukan berarti jerawatnya hilang.

"Begitu juga UN. Maka yang perlu diperbaiki adalah kualitas pendidikan."

Saat ini, Kemdikbud melatih para guru melalui asosiasi- asosiasi guru maupun Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG). Para guru tersebut, akan membuat soal USBN yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh BSNP. 

Jl. Ahmad Yani No. 111 , Pontianak, Kalimantan Barat
(0561) 764571 - Faks. (0561) 764571
kontak@unmuhpnk.ac.id
SOSIAL MEDIA
© Major Update 2017 - Dev. ICT UM PONTIANAK  
" carved with bare hand " - sh4rp.development@gmail.com