UNMUH

Program Kreativitas Mahasiswa 2014

Kata Pengantar PKM 2014 Pedoman PKM dan Bahan Workshop Download   Didasari kesadaran...

Acara Penutupan ONMIPA 2014

Acara Penutupan ONMIPA 2014

H. Helman Fachri, S.E, M.M  selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Pontianak  pada...

Pengumuman Juara ONMIPA

Pengumuman Juara ONMIPA

PENGUMUMAN JUARA ONMIPA KE-1 UM PONTIANAK 2014 Berikut ini Nama Juara 1 sampai dengan 3...

Undangan Penutupan ONMIPA

Sehubungan dengan berakhirnya kegiatan seleksi olimpiade nasional matematika dan ilmu pengetahuan...

Pembukaan Seleksi ONMIPA ke-1 UM Pontianak

Pembukaan Seleksi ONMIPA ke-1 UM Pontianak

Seleksi ONMIPA (Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) ke-1 telah dibuka secara...

  • Program Kreativitas Mahasiswa 2014

  • Acara Penutupan ONMIPA 2014

    Acara Penutupan ONMIPA 2014

  • Pengumuman Juara ONMIPA

    Pengumuman Juara ONMIPA

  • Undangan Penutupan ONMIPA

  • Pembukaan Seleksi ONMIPA ke-1 UM Pontianak

    Pembukaan Seleksi ONMIPA ke-1 UM Pontianak

Program Kreativitas Mahasiswa 2014

Kata Pengantar PKM 2014

Pedoman PKM dan Bahan Workshop Download

 

Didasari kesadaran penuh atas adanya kesenjangan antara teori yang diperoleh mahasiswa dengan realita kebutuhan masyarakat dan munculnya tuntutan masyarakat atas mutu lulusan Perguruan Tinggi yang mandiri dan siap mengantisipasi arah pengembangan bangsa, pada tahun 1997 Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditlitabmas merealisasikan Program Pengembangan Budaya Kewirausahaan di Perguruan Tinggi (PBKPT). Salah satu komponen program kunci di dalamnya adalah Program Karya Alternatif Mahasiswa (KAM). Program ini hanya dapat diakses dan dilaksanakan mahasiswa sedangkan program lainnya seperti Kuliah Kewirausahaan (KWU), Kuliah Kerja Usaha (KKU), Magang Kewirausahaan (MKU), Konsultasi Bisnis dan Penempatan Kerja (KBPK) dan Inkubator Wirausaha Baru (INWUB), proposal diajukan kelompok dosen namun wajib menyertakan mahasiswa sebagai pelaku lapangan. KAM merupakan wahana kreasi bagi mahasiswa dalam menciptakan produk (barang atau jasa) yang akan menjadi komoditas usahanya kelak. Sedangkan pematangan sebagai entrepreneur dilakukan pada program INWUB. Dengan demikian, PBKPT merupakan satu kesatuan program pendorong Perguruan Tinggi (PT) dalam menghasilkan entrepreneur ataupun technopreneur dari kampus.

Dalam perkembangannya, KAM terasa sangat membatasi ruang kreasi mahasiswa yang memiliki minat, bakat dan intelektual beragam. Pada tahun 2001, Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Ditlitabmas) kemudian mengembangkan KAM menjadi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang membuka peluang mahasiswa dalam berkarya seluas para dosennya. Sejak saat itu dikenal berbagai jenis Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), yaitu: PKM-Penelitian (PKM-P), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T) dan PKM-Penulisan Artikel Ilmiah (PKM-I). Pada tahun 2002, PKM bergabung dengan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Lomba Karya Tulis Mahasiswa (LKTM) kedalam program Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) di Surabaya.

Atas kebijakan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, sejak tahun 2009 pelaksanaan Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) yang dahulunya bernama LKTM diintegrasikan pengelolaannya ke dalam PKM. Mengingat sifatnya yang identik dengan PKM-I, program KKTM dikelompokkan bersama PKM-I kedalam PKM-Karya Tulis (PKM-KT). Untuk membedakannya, PKM-I diberi nama baru PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan KKTM menjadi PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT) sesuai dengan sumber bahan penulisannya. Sesuai dengan sifat artikel yang dihasilkan, PKM-AI akan bermuara pada Jurnal Kreativitas Mahasiswa sedangkan PKM-GT menggantikan posisi PKM-AI di PIMNAS.

Penilaian atas mutu proposal, proses pelaksanaan dan presentasi di PIMNAS, seluruhnya dilakukan berdasar atas (1) kepatuhan terhadap ketentuan yang tercantum dalam Pedoman, (2) level kreativitas mahasiswa dan (3) orisinalitas. Orisinalitas dalam hal ini tidak hanya diartikan sebagai suatu temuan baru, akan tetapi ide yang akan direalisasikan murni berasal dari kelompok mahasiswa. Dengan demikian, Pembimbing PKM disarankan agar berperan sebagai pendamping mahasiswa yang mengawasi pelaksanaan PKM agar sesuai dengan misi masing-masing program dan tidak menjadikan mahasiswa sebagai bagian riset ataupun kegiatan akademik dosen lainnya.

Agar objektivitas pengelolaan PKM dan PIMNAS dapat terjaga dengan baik, Ditlitabmas menerbitkan Buku Pedoman PKM 2014 sebagai acuan bagi semua pihak di Perguruan Tinggi yang memerlukan informasi tentang sejarah, uraian umum, kriteria penulisan proposal, teknik penilaian di setiap tahap pelaksanaan, teknik penyusunan laporan seluruh program PKM yang ditawarkan Ditlitabmas Ditjen Dikti, juga bentuk apresiasi yang diberikan.

Buku Pedoman PKM mengakomodasi dinamika yang terus berkembang di lingkungan pembina mahasiswa dan mahasiswa. Evaluasi tahunan yang dilakukan oleh Satgas PKM Ditlitabmas menunjukkan adanya kebuntuan aspirasi mahasiswa pada kreasi-kreasi yang menghasilkan piranti lunak bahkan sampai prototipe. Untuk memberi akses kepada aspirasi tersebut, pada Pedoman PKM tahun 2011 tersebut dibentuk satu bidang PKM baru, yaitu PKM-Karsacipta (PKM-KC). Pada tahun 2012, PKM-KC sudah dapat direalisasikan dan tetap dilanjutkan pada tahun 2013. Observasi reviewer terhadap PKM-KT, menjumpai fakta berupa kesalahan administratif dan/atau substansi dalam artikel PKM-AI sekitar 50-70% dan kesalahan substansial mencapai 80-90% pada artikel PKM-GT. Untuk mereduksi kasus ini, tampak sangat diperlukan atensi dan kesungguhan para dosen pembimbing dalam membantu mahasiswa saat menyusun kedua jenis artikel tersebut.

Buku Pedoman PKM 2014 merupakan revisi Pedoman PKM 2013. Pedoman PKM 2014 ini dapat tersusun setelah melalui proses beberapa kali perbaikan. Mengingat meningkatnya jumlah proposal yang diajukan secara tajam, diperlukan sistem yang dapat mendukung peningkatan tersebut, yaitu dengan menggunakan sistem online. Dengan menggunakan sistem online tersebut Perguruan Tinggi diberikan wewenang untuk menyeleksi proposal di tingkat Perguruan Tinggi terlebih dulu dan mengusulkannya berdasarkan prioritas. Di samping itu,dengan sistem online ini reviewer memiliki waktu yang lebih banyak dalam menilai proposal. Hal lain yang dilakukan penyesuaian adalah menyangkut kriteria penilaian yang menyesuaikan dengan dinamika yang berkembang di antara para pelaku kegiatan PKM dalam rangka menjaring proposal yang berkualitas dan bukan sekadar mendahulukan kuantitas proposal.

Tersusunnya Pedoman PKM 2014 kali ini merupakan karya pikir banyak pihak yang menjadi representasi berbagai institusi seperti Perguruan Tinggi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Kementerian Negara Koperasi dan UKM. Kami sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak untuk semangat, pikiran dan kebersamaan yang ditunjukkan melalui terbitnya Pedoman PKM 2014.

Jakarta, Juli 2014

Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Ditjen Dikti Kemendikbud

ttd

Agus Subekti

NIP. 196008011984031002


Tracer Study Alumni UMP

tracert-study

LAUNCH APLIKASI ONLINE

TRACER STUDY ALUMNI

Studi Penelusuran Alumni (Tracer  Study) dilakukan untuk mengetahui masa transisi dari dunia kampus menuju dunia kerja dan untuk mendapatkan masukan bagi perbaikan sistem pendidikan Universitas Muhammadiyah Pontianak. Hasil dari survey ini akan menjadi data yang sangat berharga untuk pengembangan dan kemajuan kampus Universitas Muhammadiyah Pontianak di masa depan.
Oleh karenanya, kami mohon kesediaan para alumni Universitas Muhammadiyah Pontianak yang terhormat untuk bekerjasama dalam mengisi kuesioner Tracer Study ini.

 

click pada link untuk masuk ke aplikasi online Tracer Study Alumni

Tracer Study Alumni

Alih Bahasa - Terjemahan

Pencarian

UNMUH - Petunjuk Arah

Dapatkan petunjuk arah dari lokasi anda sekarang ke Universitas Muhammadiyah Pontianak

Alamat:
Kota:
Negara:
Kode Pos:


Peta Kampus 1 - UNMUH Pontianak